Prabowo: “Mereka yang tidak belajar dari sejarah, akan dihukum oleh sejarah, akan mengulangi sejarah kelam yang sama”
Setuju banget sama part ini
Next kalo pemilu lagi pelajarin dulu ya sejarah dan rekam jejaknya 🥰
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
Rangga Yudha Pratama
Biologi 25
Universitas Tanjungpura, Kalbar
Saat ini lagi disidang dosen2 karena ketahuan bikin deepfakes mesum teman2 perempuannya.
Kronologi dari teman sekelas:
Saat kami sedang praktikum sistematika mikroba, kami minjam hp dia untuk dokumentasi, tetapi kami tidak sengaja ngebuka galeri dia, dan menemukan foto-foto kami yang sudah diedit AI ini, bahkan ada kating Biologi FMIPA, dan mahasiswi FK UGM, dan korbannya sangat banyak lagi, dan foto-foto yang udah diedit sama Yudha masih banyak lagi, tetapi kami takut ketahuan dia jadinya kami hanya bisa dapat bukti sebanyak ini.
Tampangnya:
> Nyoba lamar jadi waitress lagi setelah tiga tahun ga kerja waitress
> Dapet kerja di resto Malaysia via orang dalem. Orang dalemnya orang Indo btw.
> Bisa bawa pulang makanan gratis banyak
> Coworkernya baek2 semua
> Aku: * Seneng karena akhirnya bisa keluar dari kos. Muak WFH mulu dari Senin sampe Jumat*
> Aku: *Nyamperin pelanggan bule pertama. Pasutri bule yang udah ubanan"
> Aku: "Do you need anything else?" (Apakah ada lagi yang kamu butuhkan?)
> Bapak bule: "Yes, I need a million dollar" (Ya, aku butuh satu juta dollar)
> Istrinya si bapak bule: *cengo liatin suaminya*
Oh yeah, ini dia yang aku kangenin.
Bapacc bapacc tukang ngetroll.
3. Ga pernah ngada ngadain kerjaan
Kalo emng ada task yaa di kerjain sampe kelar tapi kalo ngga ada yaa ngga di cari cari biar keliatan ada kerjaan
aku bisa bilang hidupku completely balance dan sangat amat tenang tanpa beban pikiran pekerjaan yg numpuk dikepala
Kerja di jogja dengan gaji umr jakarta dibidang IT, temen semua bilang buat move ke jakarta dengan skill dan jam terbang ku yang sekarang harusnya bisa dapet salary di angka 2x,xxx,xxx keatas
Tapi dari 2019 sampe sekarang masih kekeh dan enjoy dengan perusahaan yang sekarang…
Expected, hustling and grinding after office hours.
End up, going back to back to hospital routine. Because my sleep pattern was bad after that.
Health care really matters guys. Never over glorify with less sleep routine. Your body need to recover at night.
#buildinpublic #learninpublic
Karena apa?
1. Fleksibilitas
Aku bisa ngga ke kantor 1 bulan full (wfh) selama kerjaan beres daaan aku bisa berangkat jam berapa pun serta pulang kapanpun
2. Birokrasi ga sulit
Izin/cuti atau administrasinya amat sangat dipermudah