Sekitar umur 18 atau 19th. Jadi asisten lab, ngajar & ngawasin kelas praktikum. Lumayan dapet ratusan ribu buat jajan pas kuliah hehe
Alhamdulillah dari ratusan ribu, jutaan, sampe sekarang bisa ngerasain income 2 digit dalam 1 bln. Ga nyesel waktu itu ga jadi switch career 😁✨
Sampe apartemen, seperti biasa gue nongkrong dulu di bawah, ngerokok, sambil minum Adem Sari Herbal Lemon.
Gue perhatiin, ada mas mas yang hampir tiap malam gue di sini, selalu ada juga, melakukan hal yang sama. Hari ini iseng ngajak ngobrol...
Jadi keinget istilah 'First Principle Thinking' 🧐
First Principle Thinking ini adalah cara berpikir di mana kita mencoba memahami sesuatu dengan memecahnya menjadi komponen atau bagian paling dasar dan membangunnya kembali. Bayangin jika kamu lagi main Lego. Untuk membuat bangunan atau objek baru, kamu akan membongkarnya menjadi potongan-potongan kecil dulu, lalu merakitnya kembali menjadi bentuk yang baru dan berbeda. Inilah yang dimaksud dengan First Principle Thinking.
Contoh nyata nya, bisa dengan membuat roti tawar 🍞. Daripada hanya belajar bahwa kita bisa membeli roti tawar di toko, dengan first principle, kita akan belajar cara membuat roti tawar sendiri. Kita akan belajar bahwa roti tawar terbuat dari tepung, air, gula, ragi, dan garam. Kita jadi belajar bagaimana bahan2 ini digabungkan dan dipanggang buat jadi roti.
Intinya, berpikir dengan prinsip pertama itu seperti menjadi detektif atau peneliti. Kita mencoba memahami dunia di sekitar kita dengan cara yang lebih mendalam dan fundamental.
---------
Aku udah nyobain ini dari ~7 tahun ke belakang, dan ini yang kurasakan:
Pros:
1. Ngambil kesimpulan jadi pelan-pelan, ga langsung lompat.
2. Kritis dalam bertanya.
Cons:
1. Ngambil keputusan jadi agak lama. Ini ntar ada bahasan lain lagi gimana cara nyeimbangin nya.
2. Keliatan kayak orang bodoh karena nanya mulu, walau sebenernya ya emang bodoh sih 🤣
• uang pas pasan
• jadwal tidur acak acakan
• pola makan gak karuan
• masa depan tanpa kejelasan
• overthinking jadi kebiasaan
entah kenapa,
seberantakan itu hidup gua sekarang
gaada yang peduli sama screenshot spotify kamu, gaada yang peduli sama siapa idola favorit kamu, gaada yang peduli dengan video lirik yang terus kamu posting dimana- mana. but if it makes you happy, just do it, because ur happiness matters and your happiness is yours.