#LeeJunYoung set to enlist in the military on July 21, announces the date through a handwritten letter shared on his Instagram account.
#HallyuForums#Hallyu
Hello. This is Lee Junyoung.
Iโve been thinking for months about where to begin with this letter, hesitating again and again, and finally decided to write the letter myself.
This is already my 10th draft. Haha!
As of now, youโre probably getting ready to sleep after watching episode 6 of Reborn Rookie donโt you?
Thank you for watching today as well.
Iโm writing this letter because I thought it would be better to tell teachers this news directly rather than through an article.
I never imagined Iโd be the one delivering this news in my own words.
Yep! I will be enlisting on July 21st.
Until before I received the exact enlisting date, I was thinking, โAh, itโs no big deal. Iโll just have to goโ but the moment I had the date in front of me, I suddenly found myself thinking a lot.
I also agonized quite a bit over how I should first let my teachers know. As I write each word like this, the burden in my heart feels a bit lighter. I will serve healthy and as my true self, and come back well.
Until the day I greet you again, I sincerely and genuinely hope you all stay healthy and spend meaningful, happy days in your respective places. Thank you for always caring for me and cheering me on.
Merry Christmas and Happy New Year x2.
Benar kata Dokter Gia, anxiety sering muncul karena terlalu memikirkan masa depan, sedangkan depresi sering berkaitan dengan terlalu terfokus pada masa lalu.
@NariyaLeona itu cucian udah dicuci semua mbak? udah masak? kok malah main X sih? harusnya kan kamu sukanya di dapur, hamil, melahirkan, dan beranak pinak aja? mending nikah aja udah tua kamu. habis nikah terus hamil dan melahirkan. ga usah susah2 ngejar pendidikan. ga usah sekolah.
jadi ini nih intinya mau bela lgbt kan?
istighfar bacanya ampe bawa bawa kawan difabel/disabilitas.
struggle kaum difabel JAUH LEBIH SULIT dibanding struggle kaum lgbt. kaum lgbt cukup act normal pun org gaakan tau dan bisa menjalani hidup spt biasaโฆ
sdgkan kawan kawan difabel? utk sekolah saja mereka sekolahnya khusus. belum soal nyari kerja formal yg sulit. belum klo utk mobilisasi, mereka butuh alat atau org yg membantu.
kamu sendiri sampe belajar bahasa isyarat, yg artinya kamu paham bahwa mereka bahkan butuh bahasa khusus agar maksud mereka lebih tersampaikanโฆ
jgn terlalu diini iniin lah. kalo mau support kaum lgbt justru dimotivasi utk kembali ke fitrahnya mereka๐ฅฒsemoga kita semua diberi hidayah aamiin
Kalian yang nonton drama Teach You a Lesson episode 6 pasti speechless, bisa-bisanya anak SMP nyolong mobil dan nyetir ugal-ugalan di jalan ๐ฅฒ
Nyatanya, kasusnya memang ada.
Pada 29 Maret 2020, Lee, seorang siswa SMP mencuri mobil rental, kemudian mengajak 7 temannya, dan melaju kencang dari Seoul ke Daejeon. Saat dikejar oleh polisi, ia menabrak B hingga tewas. B merupakan mahasiswa tahun pertama yang berusia 18 tahun dan sedang kerja part time sebagai kurir makanan.
Saat kejadian, 6 dari mereka ditangkap, sementara dua lainnya mencuri mobil lain di Sejong dan melarikan diri ke Seoul sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
Meskipun merenggut nyawa seorang mahasiswa yang penuh impian, tidak satu pun dari siswa SMP yang menyebabkan kecelakaan itu menghadapi hukuman pidana hanya karena usia mereka masih di bawah 14 tahun. Pada saat itu, hukuman bagi mereka adalah "penahanan di pusat tahanan remaja selama dua tahun".
Tanpa penyesalan, Lee dan teman-temannya bahkan memposting riwayat kecelakaan yang mereka sebabkan di media sosial dan bahkan berani menautkan dengan artikel berita terkait. Ketika dipanggil untuk masuk ke pusat tahanan remaja, mereka juga berpamitan di sosial media, menyuruh teman-temannya menunggu, layaknya akan berangkat wamil.
Ternyata, itu bukan kali pertama mereka beraksi. Pada 23 Maret 2020, Lee dan teman-temannya merampas uang 400.000 won dari SPBU di Incheon, kemudian mencuri 2 mobil dari perusahaan rental di dekatnya. Ketika salah satu mobil menabrak trotoar, Lee dkk. meninggalkannya, mencuri mobil lain, kemudian berkeliling dengan 2 mobil tersebut selama satu setengah jam sebelum menabrak mobil lain dan melarikan diri.
Dua hari kemudian (25 Maret), Lee dan teman-temannya mencuri mobil di Yangcheon-gu, Seoul dan menyebabkan kecelakaan. Namun, polisi hanya melakukan penyelidikan sebelum mengirim mereka pulang.
-------
Pada tahun 2022, setelah dibebaskan dari pusat tahanan remaja dan masih menjalani masa percobaan, Lee dan teman-temannya terlibat dalam kasus penyerangan di SMP. Korban mengaku diperas uangnya, dicengkram, dipukul, dimasukkan ke bak mandi, rambutnya dipotong paksa, dan pergelangan tangannya dibakar dengan puntung rokok. Penyerangan tersebut dilakukan selama 5 jam di depan rumah Lee.
Lee tidak bisa jauh dari rumah karena secara berkala wajib menjawab panggilan petugas dari pusat penahanan selama masa percobaannya. Ia selalu tepat waktu melakukan presensi, tapi selain waktu itu justru melakukan kejahatan.
Ketika korban melaporkan penyerangan tersebut, polisi hanya memberinya smart watch dan menyuruhnya untuk melakukan panggilan darurat ke polisi jika pelaku mendekatinya. Namun, ancaman dan pelecehan verbal justru beralih dilakukan secara daring.
Mengenai insiden ini, Kementerian Kehakiman menyatakan, "Kami merasakan tanggung jawab yang besar terkait residivisme remaja yang menjalani masa percobaan," menambahkan bahwa mereka berencana untuk meningkatkan masalah operasional, seperti jam malam yang mengharuskan panggilan telepon sebelum keluar.
Dengan 106 pelanggar yang ditangani per petugas masa percobaan di Korea, diperlukan tinjauan menyeluruh yang mendesak terhadap pengelolaan pelanggar hukum remaja, termasuk peningkatan jumlah staf.
-------------------
Based on article by SBS News, Yonhap News, & MBC News.
Indonesian summary by jeongjeonginuna