stop bergantung sama orang, gua gak peduli orang kayak najwa mau up soal isu terkini atau engga.
ini nih yang bikin kita semua dari dulu demen banget nokohin orang. titip nasib sama orang, ngerasa harus diwakilin sama orang padahal kita bisa sendiri.
Yang komen atau menduga bundaran HI adalah objek vital, ngaco ya. Bundaran HI bukan objek vital, tidak ada satu pun keputusan K/L atau Presiden menetapkan tempat itu objek vital.
Polisi menyebuat alasan Bundaran HI bukan tempat menyampaikan pendapat karena pusat kegiatan masyarakat dan ekonomi.
Tapi UU tidak melarang tempat seperti itu untuk Unras, seperti yang saya twit di atas.
UU itu yang diikuti, Polisi pun harus bekerja berdasar UU, bukan asal2an buat pernyataan.
Tapi menariknya kalau kita perhatikan sebenarnya sentimen negatif ke aksi demonstrasi itu sudah JAUH berkurang. Lots more people are listening. They are hoping.
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
"Dilarang menyampaikan pendapat di bundaran HI karena itu pusat aktivitas masyarakat" — Polisi
Dengan kata lain: kamu boleh menyampaikan pendapat, asal nggak di tempat yang bisa didengar dan dilihat orang lain.
Pajak kita dipakai buat ngegaji orang-orang tolol. 😂
Kalian kalo selalu bilang demo bikin macet, nih liat yg bikn macet tu justru silop dan ijo.
Mahasiswa aja lewat jalur busway.
Pas ditanya alesannya masuk ke jalan:
1. "Mau nyeberang" (tapi kok ga jalan)
2. "Gatau, ikut perintah komandan"
@txtdrjkt CCTV area demo tiba² maintenance, terus skrg lampu² dimatiin. Cemen bgt ternyata, giliran butuh duit nyari² rakyat. Giliran rakyat bersuara diperlakuin begini. Ga sadar ya mereka kl rakyat itu bosnya
Update terkini🚨⚠️⚠️⚠️⚠️
Kondisi CHAOS
Situasi Terkini di lokasi situasi memanas diduga adanya provokasi yang memakai serba hitam .
Mahasiswa sudah pulang dan tidak ada di lokasi , dan saat ini polisi masih mencari siapa pelaku Anarko provokasi tersebut.
Per pukul 15.24 WIB, tentara dan polisi masih melakukan blokade di sekitar Thamrin, Jakarta Pusat.
Stay safe semua temen-temen di jalan🙌🏼
Info: Ardiles/Konde.co, melaporkan langsung dari lapangan. @konde_co
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.