Ederson merupakan salah satu anak emas Gian Piero Gasperini.
Sebenernya agak aneh soalnya Fabrizio Romano sendiri yang bilang kalo dia di cluster pemain kedua dari keseluruhan shortlist yang ada.
Lantas kenapa seakan dia dikejar duluan ya ?
Mungkin jawabannya ada di soal kesederhanaan deal.
Anderson, yang disebut target nomor satu United, dihargai £125 juta oleh Nottingham Forest.
Kemudian Baleba, yang personal terms-nya sudah disetujui sejak Agustus 2025, masih menggantung karena Brighton belum turunkan harga.
Proses untuk keduanya panjang dan kompleks.
Ederson mungkin sedikit berbeda, harganya €45 juta, sudah jelas sejak awal, Atletico Madrid mundur karena angka itu, dan kontraknya habis 2027 yang memaksa Atalanta menjual sekarang atau kehilangan gratis tahun depan.
Romano mengkonfirmasi pembicaraan aktif sudah berlangsung dengan agennya, dan kontak baru dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
Gianluca Di Marzio bahkan sudah menyebut United "confident" bisa mendaratkan Ederson dan Tonali sekaligus.
Jadi dia mungkin jadi yang pertama bisa diselesaikan.
—
Kemudian insight sederhana dari saya :
Perihal Gasperini, benar bahwa ia meninggalkan Atalanta akhir musim 2024/25.
Tapi konteks itu justru membuat karier Ederson lebih menarik untuk dibicarakan.
Selama tiga musim di bawah Gasperini, Ederson adalah gelandang yang paling mencerminkan filosofi Atalanta, pressing tinggi, kerja keras tanpa bola, dan kemampuan membaca ruang dan Ia adalah produk dari sistem itu.
Musim ini Ederson tampil di 30 pertandingan Serie A dengan 2.236 menit bermain, mencetak 2 gol dan 1 assist, serta menerima 3 kartu kuning.
Di Liga Champions ia menambahkan 9 penampilan lagi dengan 720 menit, 1 gol, dan 1 assist, total 39 penampilan di semua kompetisi.
Secara per 90 menit di Serie A, dia memiliki angka 2.4 tackles dan 1.1 intersepsi per 90 menit.
Memang bukan masuk jajaran terbaik dalam hal defensive, tapi angka tersebut sudah cukup menunjukkan kemampuan defense nya.
WhoScored mencatatkan tiga kekuatan dalam profilnya :
Passing, Aerial Duels, dan Concentration.
Tidak ada kelemahan signifikan yang tercatat.
Ini profil yang tidak banyak CDM miliki sekaligus karena biasanya pemain kuat di duel udara namun lemah dalam distribusi, atau sebaliknya.
Jika dibandingkan dengan Gelandang tengah lain incaran United seperti Anderson, Baleba, Mateus ataupun Casemiro musim ini, Ederson memiliki presentil statistik yang standard.
Tidak bagus-bagus banget tidak juga jelek-jelek banget.
Namun memiliki opsi pemain tengah yang rajin mengumpan bola kedepan merupakan suatu kelebihan bukan ?
Berikut beberapa statistik dia yang lain...✍️🧵
Saya 43 tahun. Sudah tidak punya lagi tabungan dan dana darurat. Gagal dalam finansial, gagal dalam hidup. It’s nothing to be proud of, tbh.
Kalau kamu tidak mau berteman dengan saya gara-gara itu, that's okay.
Banyak gen z yang ngerasa gagal, padahal ini realita 'berhasil' yang baru:
- Mustahil beli rumah di usia 20-an tanpa bantuan ortu atau "luck".
- Kebanyakan pembeli rumah pertama sekarang di atas usia 35-an, itu juga daerah pinggir banget.
- Punya 100juta pertama "lebih" realistis ketika mendekati usia 40an karena beban hidup (sandwich gen).
Ini bukan salah jajan kopi susu, tapi karena beban ekonomi yg lebih berat. Lo gak gagal, lo lagi main di level legendary mode.
Secara sistematis, bertahan hidup aja udah jadi sebuah pencapaian. You are doing great!