@sixers Austin Reaves sinks the game-winning bucket and tallies a triple-double as the @Lakers secure an epic #NBAXmas victory against the Warriors!
LeBron James: 31 PTS, 10 AST, 4 REB, 2 STL
Stephen Curry: 38 PTS, 6 AST, 8 3PM
Raih Emas di Paris 2024, Dapat Bonus Rp 6 Miliar
Veddriq Leonardo, 27 Tahun
"Uangnya akan saya manfaatkan untuk yang membangun olahraga panjat tebing, khususnya di daerah saya (Pontianak)."
"Sebagian akan saya persembahkan buat orang tua saya, kemudian kalau ada sisanya saya simpan atau saya investasikan."
Rizki Juniansyah, 21 Tahun
"Bonus ini untuk membangun dan merenovasi sasana angkat besi di Banten (Bulldog Gym). Karena memang saya terlahir dari situ, waktu kecil saya dirawat dan dilatih di situ dan alhamdulillah saya mendapatkan medali emas ini berawal dari situ."
"Rencananya sebagian bonus ini akan ditabung sebaik mungkin. Insyaallah bonus yang terbaik ini dari Indonesia buat saya dan saya akan mempergunakan untuk yang bermanfaat pastinya."
๐ธ๐ฃ๏ธ: Kemenpora
Teodora Audi Ayudia Ferelly adalah pemain basket andal di SMA Stella Duce 1 Yogyakarta. Basket mendatangkan prestasi dan kebangaan bagi dia dan keluarganya. Basket, membuat Audi bahagia.
Tetapi, pada suatu hari yang nahas, Juli 2017, Audi mengalami kecelakaan fatal. Hari itu sebenarnya adalah hari yang indah. Dia dan keluarganya berada dalam perjalanan setelah liburan di Bali. Tetapi, sungguh malang, mobil yang dia tumpangi ditabrak dengan keras dari belakang oleh sebuah bus di jalanan Pasuruan, Jawa Timur.
Saat itu, posisi Audi berada di bangku belakang. Tabrakan membuat badannya tergencet parah. Syaraf Audi tiba2 saja mati mulai dari bagian dada hingga ke bawah.
Audi selamat. Tetapi hidupnya hancur. Mustahil dia kembali ke lapangan basket. Frustrasi hebat, Audi mengurung diri di kamarnya selama 6 bulan.
Sang ibu tidak menyerah kepada putri tercintanya. Setiap hari, dia terus memberikan semangat dan membesarkan hati Audi. Sang ibu lalu menawarkan kepada Audi untuk berlatih panahan. Apalagi, dokter memang menyarankan agar Audi rutin berjemur dan melakukan aktivitas untuk menguatkan otot tangannya.
Awalnya, Audi sangat kesusahan menarik busur panah. Berat dan pelik sekali. Tetapi entah bagaimana, meski sulit ditakulukkan, panahan memberikan rasa nyaman pada jiwanya. Lambat laun, Audi menemukan kehidupan barunya di panahan
Terus berlatih keras, Audi turun pada Peparnas Papua 2021. Audi gagal mendapatkan medali apapun karena dia berlomba dengan alat yang tidak ideal.
Tetapi Audi menolak menyerah. Dia tetap berlatih keras meskipun tidak dipanggil dalam pelatnas ASEAN Para Games Solo 2022 dan Asian Para Games Hangzhou 2022.
Karena terus berusaha menyempurnakan kemampuan, Audi mencatat hasil-hasil latihan yang sangat bagus. NPC Indonesia melihat determinasi luar biasa Audi. NPC tidak menutup mata dan memberikan kesempatan kepada Audi untuk melakukan debut Internasionalnya.
Pekan ini, Audi akhirnya berangkat ke Bangkok dan turun pada Asian Para Archery Championships sekaligus Turnamen Kualifikasi menuju Paralympic Paris 2024.
Meski menjalani debut internasional, ternyata Audi mencatat hasil sangat dahsyat. Hari ini, Audi meraih emas compound kualifikasi Olimpiade 2024 zona Asia. Hasil ini membuat Audi dipastikan meraih tiket ke Paris tahun depan.
Selain itu, Audi yang bertandem dengan Ken Swagemilang juga berhasil menembus final dan meraih perak Compound Open Mixed Team.
Selamat Audi, terima kasih untuk tidak menyerah!
Jagus Joko Purwanto begitu terkejut saat mendapati putra keduanya yg baru berusia 5 tahun tercebur di kolam renang dewasa. Saat itu, Jagus sedang mengawasi putra pertamanya yg sedang berlatih berenang. Putra kedua Jagus memang tak bisa melihat dgn baik akibat serangan glaukoma.
Jagus panik. Tetapi, beberapa saat kemudian, dia heran krn putranya itu tdk tenggelam. Tubuh bocah itu mengambang di permukaan air. Sejak saat itu, Jagus tahu bahwa putranya itu memiliki bakat berenang yang begitu besar.
Jagus lantas mengikutkan putranya kursus berenang, lalu meningkat mengikuti kejuaraan2 lokal Magetan. Sang bocah yg mengalami gangguan pengelihatan parah, menemukan kebahagiaan besar saat berada di dalam air.
Latihan2 serius kemudian membawanya dalam perlombaan2 antarklub tingkat junior. Sekali waktu, dia berhasil mendapatkan perunggu dan hatinya begitu berbunga.
Tetapi, alangkah sedihnya sang bocah saat mendengar bahwa klub renangnya bubar. Pengelola, memutuskan mengubah kolam renang itu menjadi tempat wisata.
Jagus merasakan kesedihan putranya. Dia tak tahan mendapati sang putra kehilangan kebahagiaan. Jagus lalu mengirimkan putranya itu ke klub Petrokimia Gresik. Di sana, sang putra yg masih duduk di kelas 5 SD, pelan2 dilatih untuk menjadi perenang difabel yang andal.
Setelah mengikuti beberapa kejuaraan tingkat nasional, NPC Indonesia mencium bakat besar putra Jagus. NPC kemudian menariknya untuk menguikuti pemusatan latihan di Solo.
Bakat, latihan keras, dan jiwa yang antusias, menjadi penunjuk jalan yang sempurna. Dua tahun lalu, dia akhirnya mengikuti kejuaraan para-renang internasional pertamanya di Berlin. Ternyata kejuaraan itu menghasilkan kejayaan besar. Dia meraih 5 emas.
Pada debutnya di Asean Para Games 2022, dia tampil fenomenal dengan meraih 5 emas. Setahun kemudian di Asean Para Games 2023 Kamboja, dia meningkatkan prestasinya menjadi 7 emas.
Waktu terus bergerak dan dia harus menghadapi Asian Para Games 2022 Hangzhou. Sebelum lomba, dia begitu gugup. Memang, dia adalah pria muda yang pemalu dan tidak banyak bicara.
Tetapi begitu di dalam air, kegelisahannya tiba2 menguap digantikan dengan semangat dan kegembiraan yang meluap-luap. Dia benar2 menjadi sosok yang berbeda, menjadi sosok yang dahsyat.
Di Hangzhou, dia mendominasi kelas S12 putra. Dari 3 nomor di S12, dia meraih 2 emas dan 1 perak. Dia memecahkan 1 rekor Asia dan 1 rekor Asian Para Games.
Bocah itu adalah Maulana Rifky Yavianda. Pahlawan Indonesia.
AKHIRNYA EMASSSSS!!!!!
Tim Dragon Boat Indonesia meraih emas putra 1.000 meter. Kali ini mengalahkan China margin sangat tipis 0.047 detik!
Sebuah pembalasan manis setelah kekalahan dari China di nomor 500 meter!
SELAMAT!!!!!
Rahmat Erwin Abdullah ini generational talent bagi Indonesia. Sebuah antitesis untuk dunia olahraga Indonesia.
Punya teknik luar biasa. Begitu tenang. Begitu fokus. Tidak mengenal rasa takut. Punya mentalitas kelas dunia.
Hari ini dia kembali membuktikannya. Tidak hanya meraih emas, tetapi juga memecahkan rekor Asian Games, rekor Asia, dan sebuah rekor dunia.
Hal yang gila, dia tidak pernah gagal dalam 6 angkatan.
EDANNN!!!!
This one deserve a tweet. Feels like an idiot when u unintentionally use credit card instead debit card for withdrawal. The bank charge u more than what u get ๐ฅฒ
*Rider putri Indonesia pertama dalam sejarah yang menembus final seri Piala Dunia U-23.
*Rider Indonesia pertama dalam sejarah yang meraih emas BMX Racing Asian Games!
Amellya Nur Sifa, 20 tahun, asal Desa Wanutengah, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah..๐
๐ธ: Instagram/amellyanur_sifa