Berseragam dan berbendara tdk selalu kita harus mentaati dlm kebijakan yang salah maka hiduplah dalam ruang diskusi bendera shg memperkaya diktat dalam menentukan arah kebijakan bendera.
Jangan memanfaatkan akses ruang publik dengan menabuh riuh karena tidak memiliki legitimacy.
Day to day politics dijalankan oleh kaum menengah ke atas tetapi 5 years politics dijalankan dan dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat maka menghasilkan suatu legitimasi baru untuk negara dari warga negara.
Kutipan dr Prof. Jimly A
Berupaya namanya juga, dari hasil C1 sdh jelas tetapi teriaknya ada kecurangan mencoba otak-atik supaya setidaknya upaya nya lebih maksimal. Ya tidak apa-apa hak konstitusional tetapi ingat drama nya semakin panjang, jadi semakin terbuka nanti yg seharusnya tdk terbuka 🤨
Menentukan Posisi ternyata lebih dianggap clear dibandingkan dengan Menentukan Prinsip. Emang dah kebanyakan orang ini lebih suka ‘Serasi tapi tak Serasa’ yaa
Dari rapat terbatas, lanjut terbang ke Sulawesi Utara, sebelum berkegiatan di Bendungan Lolak, menjalankan program pembagian sertifikat tanah di GMIM Jemaat Yoshua Kel. Pal Empat & GMIM Jemaat Anugerah Kel. Tingkulu, Kota Manado. Sekaligus mendengarkan harapan-harapan masyarakat sekitar terkait persoalan tanah disini. Tetap semangat semuanya! 💪🏻
Mengawali Safari Ramadhan tahun ini dgn berbuka puasa bersama di Jakarta Timur. Acara ini dihadiri para pelaku UMKM, mahasiswa & berbagai elemen masyarakat. Terima kasih kpd seluruh warga yang hadir, senang bisa menyapa & silaturahmi dgn warga Jaktim. Mudah2an bs bertemu lagi 🙏
Betul kata Pak SBY, harus kita pastikan atas urgensi apa ingin merubah sistem pemilu? Tentu jawaban saya, rezim saat ini khawatir kehilangan kuasa karena mereka tidak berhasil seperti saat Pak SBY maka mereka harus ‘mengakali’ sistem
#DemokratS14P
Untuk Perubahan dan Perbaikan
@tvOneNews Tetapi kemarin ada kesaksian dari salah satu kerabat bahwa ia menaiki bus tujuan tertentu kemudian ada permintaan untuk berhenti tetapi tdk berhenti kemudian akhirnya driver bus melempar uang sebesar 100rb kemudian dipungut oleh oknum berseragam 🤔
Terkadang kita mengetahui melalui empati bahwa kerja dan program itu tulus dan baik untuk rakyat tapi perlu kita ketahui bahwa kita tidak memahami kerja dan program itu bertujuan pada kepentingan asing daripada untuk rakyat. Seakan itu hanya untuk adu gagah dan gengsi saja
Dihadapkan pada suatu realita bahwa kita sebagai bangsa sedang di adu domba melalui skema yang sporadis oleh pemegang kepentingan terbesar atas negara ini