@ayamgota Di dunia marketing ada yg namanya barang decoy. Fungsinya "mengaburkan" penilaian, ini pasti ada menu yg lebih mahal dikit tp worth it. Jadi orang akan milih menu yg lebih mahal tadi. "Mending ini lah daripada telor 2 biji 40rb" kira kira gt trik psikologisnya
Sbg org udah berkecimpung di dunia FnB 1 dekade, gua liat ada 2 case yang mungkin berjalan di harga “gak masuk akal” ini
1. Biaya OPEX dan labour cost dari tmpt ini lumayan tinggi dan ada di tempat kawasan elit, jadi mengharuskan dia kasih harga segitu.
Rata2 fnb ambil untung itu 40-60% dari harga tercantum.
2. Strategi bisnis.
Di bisnis fnb, sering kali mungkin kalian dan kita liat harga ga masuk akal.
Gunanya apa? Yak supaya kalian GAK pesan menu itu, dan kalian berpikir “lah mending gua pesen ini aja sekalian”.
Yes, psikologi customer mmg slalu seperti itu, comparing harga dgn reason mendang mending.
Jadinya apa? Kalian akan pesan menu sedikit lebih mahal dari itu dan lebih worthy.
JUST IN: A McKinsey report finds Indonesia could reduce 50% to 60% of their budget sarapan Soto Seger Boyolali at the weekend if citizens stopped buying sate-satean or gorengan.
Tadi ngobrol sama suami soal isu politik (lagi).
Dia bilang, demo-demo ini kayaknya udah gak bakal pengaruh apapun sama keputusan prabs. Kata gue, kenapa? Jaman soeharto demo berjilid-jilid akhirnya bisa tumbang tuh.
“Jangan salah, prabs lebih cerdik dr mertuanya.”
🧕🏼: hah gimana2?
👨🏻🦱: kamu tau nggak? ketua buruh sekarang udah diangkat jadi stafsus. kelompok penggerak demo, ketua2nya udah diambil prabs dimasukin k kabinet. Ada yg jadi menteri juga.
🧕🏼: serius? anjir sialan
👨🏻🦱: iya jahat bgt udah dia. emang serakah juga ga ngerti gua. terus orang2 teriak lengserin prabowo, siapa yg mau gantiin? gibran?
🧕🏼: ya turunin sewakil-wakilnya lah
👨🏻🦱: lebih parah lagi. yang naik antara menhan, menlu sama mendagri tuh si tito, anak buahnya jkw. orang ga bener semua itu.
cc:threadcaeceaile
Terlepas demo yang belum bisa mencapai titik seharusnya (Bundaran HI) karena sudah diblokade di depan UOB, tapi demo kali ini bisa dibilang cukup berhasil karena menghasilkan eksposure yang cukup gede.
Akses yang terjangkau dan terbuka mengundang banyak mata untuk melihat.
Banyak turis, pekerja kantoran, pekerja informal, pengunjung mal, dan warga sekitar merekam kejadian, bahkan sejenak bergabung untuk membersamai gerakan.
@LambeSahamjja Senyum dengan salah satu sudut bibir lebih tinggi dari sudut bibir sisi lain salah satu ekspresi meremehkan atau memandang enteng lawan interaksi dan itu tidak baik.
Jika karena faktor kesehatan, hati-hati bisa jadi gejala stroke.
Sering banget liat konten "relawan" mbg sedih dan nangis sama nasibnya. Jadi pengen adu nasib juga ih. Itu guru honorer, nakes upahnya malah kecil. Ada juga kantin2 yg tutup gara2 mbg, kmrn ada yg keracunan ga ada tuh pada minta maaf😹
Hundreds of students marched in Jakarta, Indonesia, AGAINST President Prabowo’s spending agenda, fuel price hikes, and Prabowo's troubled free meals program.
NO WONDER THE RUPIAH IS TANKING.
patut diakui, editor Bloomberg KEREN banget ngett ngett !!!!!
visualisasi perbandingan GDP beberapa negara di S.E.A tahun 2025 pake motif kain batik gini
ada juga visualisasi Pelemahan Nilai Rupiah juga pake pewayangan gini; ini kreatif banget.
Bloomberg tahu bagaimana bercerita tapi pendengar/audiensnya adalah masyarakat Global dengan identitas Universal.
Bahkan ketika berbicara tentang PILIHAN TAK SEHAT, dia menganalogikan ini semua dengan GORENGAN yang terlihat nikmat namun sesungguhnya unhealthy.
🙂
Ketua BEM UGM 2025, Tyo hadir dalam "aksi Gejayan memanggil" malam ini.
Tiyo Ardiyanto: "prabowo-gibran membunuh anak anak indonesia, dengan cara membodohi mereka sambil mengencangkan perut perutnya."
"kita dikasih MBG tapi pendidikan kita tidak diprioritaskan"
HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!!
tapi pasti kalian ada yang nanya juga kan? kok 500 perak mereka mau? yakan?
guys, 500 perak itu bukan perorang, tapi per akun.
nah, 1 orang bisa menjalankan ratusan akun. jadi kalo ada task yang nilai postingannya 500 perak, dan dia kerjakan di 1000 akun sekaligus, 1 task dia dapat 500.000
nah di musim tertentu, misal kek musim pilkada atau pilpres, mereka bisa dapat banyak task.
kalo 1 task bisa dapat 500.000, dikalikan aja sehari selesaikan 10 task. 5jt mentah. dikali 1 bulan, meledak saldonya.
makanya, rata-rata buzzer abis komen, terus kita debatin mereka diem. karna ya buat apa juga ladenin kita? orang kerjaannya udah selesai di postingan pertama.
jalan satu-satunya memang block dan report. walau ya mereka bisa buat ratusan akun lainnya 😭