🚨 GURU PEREMPUAN SERAHKAN SISWI KE SUAMI UNTUK DISODOMI?
Seorang oknum guru diduga sengaja menyerahkan siswi remajanya ke suami sendiri untuk dieksploitasi secara seksual. Kepercayaan orang tua dihancurkan, sekolah yang seharusnya aman malah jadi tempat petaka.
Kasus ini sedang didalami polisi Medan. Bukti digital & keterangan saksi jadi kunci. Kalau benar, ini bukan sekadar “kasus pribadi”, ini pengkhianatan profesi pendidik dan kegagalan sistem lindungi anak.
Faktanya, Korban siswi di bawah umur.
Pelaku diduga oknum guru + suaminya.
Di tengah maraknya kasus kekerasan seksual anak di Sumut, ini jadi tamparan keras, siapa lagi yang bisa dipercaya kalau guru pun tega?
Orang tua, waspadalah. Sekolah, perketat pengawasan. Polisi, tegakkan hukum seberat-beratnya biar ada efek jera!
Kasus ini mengingatkan kita semua: perlindungan anak bukan slogan, tapi harus aksi nyata.
Gais ada yg tertarik ausbildung supir truk (Berufskraftfahrer/in) di Jerman gak?
Jerman lagi krisis supir parah.
BGL & DIHK Skilled Labour Report 2025/2026, Jerman kekurangan 80.000–120.000 supir truk & bus. 44% supir usia 55+ alias uda mau pensiun.
Era wowo ini bener2 gila banget. Mahasiswa baru otw aja udah dicegat dan ditahan parcok.
Apalagi parcok yang turun hampir 6.500 melebihi 80% mahasiswa itu sendiri.
Se-gak mau itukah dengerin aspirasi rakyat?
Se-takut itukah didemo mahasiswa?
Se-anti kritik itu kah?
Padahal ini demo biasa, bukan demo anarkis yang mau menggulingkan rezim.
Hufft beginilah kalo penj4hat dikasih kekuasaan 😮💨
yukk ramein bersuara dengan postingan kek gini guys kalo belum bisa hadir di lapangan, kita penuhi medsos dengan ini
bisa ramein juga di plafrom sebelah
Sawah milik sendiri.
Dirubah jadi tambak udang modal sendiri.
Apanya yg salah?
Seorang pria di Batang ditangkap dan jadi tersangka karena merubah sawah miliknya jadi tambak udang.
@Yusrilihza_Mhd@ListyoSigitP
not my country tapi demi tuhan sakitnya aku pun rasa sekali. dahlah jadi pemerintah pun bodoh, 10+6=17, hantar dia ke kumon pls biar muntah buat math tiap hari.
Jangan nyinyir sama pendemo.
THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
Atasan aku (WNA) waktu ada demo beberapa waktu lalu: “Gimana menurut kamu soal orang-orang yang demo?”
Jujur, aku pikir beliau mau komplain soal macet atau hal semacamnya. Tapi aku gak mau jawab bohong.
Aku: “Saya mendukung, Pak. Karena mereka menuntut hak mereka, hak-hak kami yang tidak bisa ikut turun untuk demo.” (Takut sbnrnya jawab begini)
Bapake: “Aku juga mikir gitu. Setiap aku lihat driver aku, art aku, karyawan-karyawa local, orang-orang jualan, liat orang yang desak-desakan di transum… hati aku sakit dan aku ngerasa gak tega. Kalian harus tuntut dan dapatin hak kalian. Udah gajinya gak seberapa tapi masih aja ditindas. Aku dukung banget kalian menuntut.”
Aku dengerinnya sampe speechless.
Dear SEAblings, today in Jakarta, Indonesia, there will be protests by students and various elements of society against the government. These protests will primarily highlights the government's massive spending programs, widespread corruption, economic depression—