Masih ingat kasus Erina?
Cuma dari foto jendela pesawat, orang bisa melacak jenis jet, tail number, registry, tahun produksi, riwayat penerbangan, bandara asal dan tujuan, timeline perjalanan, sampai mencocokkannya dengan foto, video, dan unggahan media sosial.
Bahkan setelah pesawat dan rutenya teridentifikasi, biaya charter, konsumsi bahan bakar, dan emisinya juga bisa diestimasi.
Ini contoh OSINT.
Satu foto itu dipakai untuk masuk ke database lain.
Lalu waktu, lokasi, objek, dan jejak digital dicocokkan sampai membentuk satu rekonstruksi yang utuh.
Sodara gue gak pernah ungkit "inget gak dulu Om usir saya dari kursi?"
Gak pernah sekalipun.
Karena dia bilang ke gue gini malem itu:
"Balas dendam paling mahal itu... bukan bikin dia miskin. Tapi bikin orang yang ngerendahin lo, hutang budi sama lo."
Cc:threads
cara parenting ibu Kenkulus (Chika):
- cemilan buatan sendiri,
- tidak kenal jajan sembarangan
- jam 8 malam sudah tidur, bangun jam 3.30 pagi karena hormon pertumbuhan terbesar saat malam
- kenalkan buku sejak lahir, latih 7 sistem sensori
- libatkan Ken di kegiatan sehari-hari
- Tidak langsung benarkan jawaban anak
- biarkan berimajinasi dulu, baru arahkan
- Kenalkan kegagalan sejak dini
- sengaja buat kompetisi kecil & biarkan kalah
- fokus bukan pada kepintaran akademis
- tapi bangun fondasi karakter, empati,
Suamiku bawa pulang Rp 8 juta.
Aku Rp 6 juta. Dua gaji. Dua ijazah. Dua orang yang capek kerja. Tapi setiap akhir bula, aku yang pertama buka aplikasi bank.
Bulan ini: −Rp 340.000.
Bulan lalu: −Rp 820.000.
Dua bulan lalu: −Rp 1,2 juta.
Aku tanya suami: "Kemana perginya uang kita?" Dia ga njawab. Aku juga ga tahu jawabannya. Sampai malam itu, kami akhirnya duduk, dan berani hitung.
alah telek aku nganggur sambil belajar, upgrade skill, nambah porto, freelance, bahkan kerja yg ga nyambung sm bidang itu buat nyari uang sambil ttp upgrade juga semua recruiter pada skeptis. org mau cari makan aja dicurigain macem2 heran gw
Banyak orang lihat hidup orang lain dari hasil akhirnya. Umur kepala 3, gaji oke, aset cukup, masih sendiri, semua keliatannya enak.
Tapi yang sering gak keliatan, ada harga yang dibayar di belakang itu semua.
Bukan buat pamer. Gue tau banyak yang mau ada di posisi gue tapi gue cuma mau bilang: semua orang punya perjuangannya masing-masing.
Kerja keras tanpa kenal waktu.
Di saat orang lain istirahat, gue masih mikirin kerjaan. Tenaga, waktu, pikiran, bahkan kesehatan kadang ikut dikorbanin demi bisa ada di titik sekarang.
Kesepian juga nyata.
Makin dewasa, circle makin kecil.
Ada fase capek harus dipikul sendiri, cerita gak selalu bisa dibagi, dan pulang cuma ditemenin pikiran sendiri.
Belum lagi tanggung jawab dan rasa takut gagal.
Karena sendirian, semua keputusan dan risiko ada di pundak sendiri. Yakut gagal bukan cuma soal kehilangan uang, tapi takut kehilangan semua yang udah dibangun dari nol.
Dan saat hidup dikasih lebih, ada beban moral juga.
Karena gue sadar gue beruntung, jadi ada rasa tanggung jawab buat bantu. Kadang itu jadi tekanan batin tersendiri pengen nolong keluarga, tapi juga harus tetap kuat buat diri sendiri.
Jadi kalau hari ini hidup seseorang terlihat nyaman, belum tentu jalannya mudah.
Setiap orang lagi berjuang dengan versinya masing-masing.
Just be nice. Be human.
Menurutku, orang-orang yang nggak punya circle pertemanan khusus, sering ke mana-mana sendirian, tapi tetap hangat dan nyambung di berbagai lingkungan, biasanya adalah orang yang hidupnya sudah secure.
Mereka nggak tergantung pada satu geng atau kelompok buat merasa cukup. Bisa makan sendiri, nonton sendiri, jalan sendiri tanpa merasa rendah diri. Tapi tetap ramah, tetap terbuka, dan tetap bisa bergaul dengan siapa saja tanpa kehilangan diri sendiri.
YANG RUSAK BUKAN OTAK LU. TAPI CARA HIDUP LU TIAP HARI.
1. TIDUR BERANTAKAN, NGANDELIN KOPI.
2. SCROLL SAMPE OTAK KEBAKAR DOPAMIN.
3. REBAHAN TERUS, JARANG GERAK.
4. MAKAN ASAL KENYANG, BUKAN ASAL SEHAT.
5. SOK MULTITASKING, NGGAK ADA YANG KELAR.
6. OTAK DIISI KONTEN RECEH DOANG.
7. OVERTHINKING HAL NGGAK PENTING.
masih nanya kenapa lu nggak fokus?
benerin itu dulu.
baru mimpi jadi produktif.
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
“muda berkelana, tua bercerita”
ga, anakku ga butuh cerita, dia butuh warisan tanah, rumah, uang, emas, kehidupan yg layak dan pendidikan yg baik dan tinggi.
Ini nasihat bagus bgt:
Berhenti nyalahin diri sendiri atas keputusan yg kamu buat waktu dulu, pas masih kurang pengalaman.
Soalnya ada beberapa hal yg baru bisa dipahami setelah bener2 ngalamin.
Banggalah dgn apa yang udah kamu pelajari, bukan merasa malu kapan kamu belajar itu.
Melihat sesuatu dari sudut pandang yg berbeda sekarang sebenarnya hal yang bagus.
===
Apa pengalamanmu yg kadang bikin malu kalau dibahas?
Jangan sampai pekerjaan ngambil 100% hidup lo,
Datangi acara keluarga itu,
Pergi liburan yang lo mau,
Rayain hari ultah lo,
Main sama pasangan lo,
Nongkrong sama pasangan lo,
Inget yang lo 100% mudah di gantikan di pekerjaan, tapi 100% lo gabisa tergantikan di hati orang orang yang lo cintai.
Lo pernah sadar gak, pas lagi baca buku yang tebel atau bacaan panjang, kayak ada suara di dalem kepala lo yang ikut nyebutin tiap kata yang lo baca?
Kayak tanpa lo sengaja, lo tuh sebenernya lgi “ngomong” dlm hati, ngikutin alur tulisannya secara perlahan.
itu biasa disebut...
🚨 Kalau kamu umur 27–35 & masih sering ngerasa "belum apa-apa", ini buat kamu.
Thread pendek tapi dalam tentang Inner Child yang belum sembuh + cara spiritual menyembuhkannya.