Kang ojek yang nganterin gue hari ini lebih semangat ngomongin demo sama kenaikan BBM daripada gue sendiri. Temen gue bilang sopir taksinya sepanjang jalan juga bahas demo hari ini. Pembicaraan politik bukan lagi di medsos atau kalangan akademik aja. Harus tetep berisik gesss.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
wowok is literally a disgrace of this country like how the heck could we have the dumbest of all as our leader? Bener2 bikin malu, bikin susah rakyat.
Udah sih wok, ngaku salah, stop ambis yg bikin susah orang. Capek gue kerja dipotong pajak buat menuhin ambisi tolol elu itu
yang turun ke jalan hari ini adalah mahasiswa, buruh, dan masyarakat yang merasa perlu bersuara.
ada keresahan yang tidak lagi menemukan tempat di ruang-ruang formal.
dan hari ini, keresahan itu kembali disambut dengan gas air mata.
UDAH MAGHRIB TAPI MASIH SERAME INI YAALLAH PANJANG UMUR PERJUANGAN😭😭😭
campur aduk bgt ada haru tapi juga kerasa yaAllah emang harus gini bgt ya kita buat dapet hak hak kita….
pemerintah bekerja dgn baik kan harusnya jadi bare minimum tapi kita sampai harus kayak gini damn
"Kami memaksa masuk karena ini adalah hak kami untuk bersuara, hak kami untuk berpendapat, itu diatur dalam Undang-Undang Dasar," kata Koordinator lapangan aksi demo mahasiswa di Bundaran HI, Albani Ilmi pada Jumat (12/06).
UI BERDUKA, RAKYAT TERLUKA: KECAM TINDAKAN REPRESIF APARAT DI LENTENG AGUNG ⚠️
Rabu, 10 Juni 2026 menjadi hari kelam bagi kemanusiaan dan ruang hidup warga Lenteng Agung. Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari berbagai organisasi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh aparat TNI di tengah proses penggusuran paksa sejumlah rumah warga.
Niat baik warga dan mahasiswa untuk mempertahankan hak atas tempat tinggal justru dibalas dengan kekerasan. Akibat bentrokan dan eksekusi paksa ini, seorang mahasiswa UI dan beberapa warga setempat dilaporkan mengalami luka-luka.
"Tugas aparat adalah melindungi rakyat, bukan menjadi algojo bagi ruang hidup mereka."
Mahasiswa UI menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga sipil yang memperjuangkan haknya tidak dapat ditoleransi! Kami menuntut penghentian represivitas, pengusutan tuntas atas korban yang terluka, dan keadilan bagi warga Lenteng Agung.
Mari rapatkan barisan. Kawal terus kasus ini! Panjang umur perjuangan!
17.35. Massa aksi mambacakan tuntutan di depan gerbang DPRD Jawa Barat. Mereka mendesak agar empat massa aksi yang ditahan hari ini dibebaskan tanpa syarat.
Kritik terhadap MBG bukan hal baru. Sejumlah organisasi masyarakat sipil mengaku telah menyampaikan peringatan sejak awal pelaksanaan program.
Simak pandangan Agus Sarwono dari Transparency International Indonesia.
#MBG#Watchdoc