Jumlah Pedagang Menurun, Pengelola ITC Kebon Kalapa Bandung Tawarkan Kios Gratis
Kondisi pusat perbelanjaan legendaris di Kota Bandung, ITC Kebon Kalapa, kini tengah menghadapi tantangan di tengah lesunya perekonomian. Ahmad Kustedi, Ketua Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Susun Pusat Perbelanjaan Kebon Kalapa (P3SRS-P2K), mengungkapkan saat ini jumlah pedagang yang aktif hanya berkisar 30% dari total kapasitas 2.000 kios yang tersedia.
"Perihal ekonomi, untuk pusat-pusat perbelanjaan khususnya yang kami (kelola) di ITC sini, grafik masih ada penurunan karena jumlah pedagangnya pun sedikit," ujar Tedi saat ditemui di lokasi, Kamis, 16 April 2026.
Untuk merangsang kembali geliat perdagangan, pihak pengelola kata Tedi, mengambil langkah dengan tidak mematok biaya sewa dan bahkan menggratiskan Iuran Pengelolaan Lahan (IPL) atau service charge bagi pedagang tertentu.
"Kita nggak ngambil nilai sewa. Aturannya begini. Kalau para pemilik (kios) yang mengisi, kita hanya ambil selisih dari service charge saja. Kalau yang mengisinya pengontrak, karena itu kios orang lain, dia berkewajiban membayar invoice listrik yang kami sebarkan tiap bulan dan Iuran Pengelolaan Lahan (IPL) yang sifatnya untuk maintenance," ujarnya.
Menurut Tedi, penurunan minat belanja masyarakat paling terasa di sektor fashion. Hal ini dipicu oleh perubahan perilaku konsumen ke belanja daring (online).
Meski demikian, Tedi menegaskan bahwa ITC Kebon Kalapa masih memiliki daya tarik kuat sebagai pusat sparepart elektronik terlengkap dan termurah di Bandung. Selain itu, ia menyoroti potensi besar komunitas batu akik yang ada di ITC untuk dijadikan destinasi wisata kota.
***
Julkifli Sinuhaji/PRMN
Claude just dropped 13 FREE AI courses (with certificates).
No $500 course needed.
No “guru” required.
Just real skills — straight from Anthropic.
Here’s the full list:
👇
1. Claude 101
https://t.co/JahbpNxCuF
2. AI Fluency: Frameworks & Foundations
https://t.co/W0woGjqWxz
3. Introduction to Agent Skills
https://t.co/QTkHwO49YI
4. Building with the Claude API
https://t.co/Jr8iVHSODg
5. Claude Code in Action
https://t.co/4sIUOan0zs
6. Introduction to Model Context Protocol
https://t.co/H6NKuic8i9
7. MCP: Advanced Topics
https://t.co/LSaF6Do778
8. AI Fluency for Students
https://t.co/0UtkUWAGS5
9. AI Fluency for Educators
https://t.co/wgQ4qXlnIa
10. Teaching AI Fluency
https://t.co/4fiHBRIXpe
11. AI Fluency for Nonprofits
https://t.co/0A363Ms47f
12. Claude with Amazon Bedrock
https://t.co/xMqBPnjoB5
13. Claude with Google Vertex AI
https://t.co/It5xFtjmUj
—
If you go through even HALF of these…
You’ll be ahead of 95% of people using AI.
Most people won’t.
Because they’re still:
• Watching random YouTube videos
• Buying overpriced courses
• “Learning AI” without actually building
Don’t be that person.
Do this instead:
1. Save this post (you’ll come back to it)
2. Pick 1 course → start today
3. Share it with someone who needs this
Free. Practical. No excuses.
Do not pay for extra Claude usage yet.
Do not pay for extra Claude usage yet.
Do not pay for extra Claude usage yet.
Anthropic has not made its credit system clear, and people are hitting limits before they can even tell what is consuming their account.
I did a few changes that makes my usage last much longer, often the very same day. Hope it helps you.
DO THESE 10 THINGS NOW 👇
Saya mengerti bahasa Persia, spoken & written. Ini terjemahannya SALAH, captionnya juga FITNAH.
Mengingat @saudinesia ini akun Wahaboy, kesalahannya pasti disengaja.
Ada akun yang sudah menulis penjelasannya, silakan simak. Link di komen.
@PRFMnews Paling cocok dibandung, Mobil taro hotel...kukurilanganbdalam kota mAh ngangkot,gojek, dll..sado delmannmah ulah bisi digetok deui...mun eknrada kaluar kota lembang ciwodey semacamnya baru Mobil kaluarkeun.
Sebaliknya juga, saya salut dengan akademisi yang memiliki kesadaran untuk passing the mic. Sebagai akademisi, banyak dari kita cenderung suka bicara. Maka punya kesadaran untuk bilang “wah, maaf ini bukan keahlian saya. Mungkin lebih tepat ditanyakan ke Bu X/Pak Y” itu keren.
"Rising prices, difficulties in getting a job and the incompetencies of the government have prompted the use of satire and sarcasm."
A Japanese cartoon pirate flag has been raised across Indonesia as a sign of growing frustration with the government https://t.co/6yLJR56Xtq
Situasi terkini demontrasi warga Pati di depan Kantor Bupati Pati, Rabu 13 Agustus 2025, pukul 12:00 WIB.
Polisi menembakkan gas air mata pada demonstran.
***
They move to Bali to take advantage of the weaker economy, spend their days doing pilates and nights drinking in clubs locals can't afford, buy up property for exclusive resorts and AirBnBs and never bother learning the language or engaging with the culture honestly. Colonizers.
Di Surabaya Minimarket Disegel gegara Tak Sediakan Jukir Resmi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan kepada pemilik toko bahwa halaman parkir harus diperuntukkan sesuai dengan fungsinya.