HAI GUYSS #studytwt#collegetwt let's be #moots buat menambah teman atau ada info-info gitu. Feel free yaa dari univ/prodi/Akt berapapun sama gap/semigap🤩🤩
Waktu SMA, pikiranku soal kaum LGBT juga begini. Dulu inget banget pas jam kosong aku sama temen-temen lagi ngobrol. Terus ada yang nanya, "Kalau gay kan bisa saling tusuk, nah kalau lesbi ngapain?" Terus temenku dengan pedenya jawab, "Ya pakai dildo lah." 😭😭😭. Dulu bayanganku tentang LGBT ya di urusan seks doang.
Tapi semenjak kuliah, pandanganku mulai shifted. Aku jadi sadar kalau kaum LGBT ya sama aja kayak manusia pada umumnya, cuma ketertarikannya aja yang berbeda.
"Manusia pada umumnya" itu maksudnya apa? Ya mereka juga kuliah, kerja, ngeluh soal tugas, ngobrolin film, main game, curhat, nongkrong, pusing sama hidup, ketawa-ketawa bareng temen. Aktivitas sehari-harinya ya biasa aja.
Kalau kamu punya temen, biasanya apa yang diobrolin? Ya kehidupan sehari-hari kan? Kerjaan, tugas, hobi, makanan, gosip, rencana liburan.
Nah, kalau suatu hari kamu tahu ternyata temenmu LGBT, apa kamu langsung nanya, "Eh, kemarin pasti ngewe lewat pantat ya?" Kan enggak juga. Itu sama anehnya kayak kalau ketemu temen hetero terus langsung nanya, "Eh, semalam habis ngewe ya?" kan gak gitu ga sih?
Kadang kita tanpa sadar mereduksi satu kelompok orang cuma dari kehidupan seksualnya, padahal identitas mereka jauh lebih luas dari itu. Mereka ya manusia biasa yang kebetulan punya ketertarikan yang berbeda doang. Dah itu aje