Kamu jangan kemana-mana, di rumah aja. Kalo pengen ketemu, sebut saja namaku di sepertiga malammu, kita bertemu dipersimpangan doa, untuk melepas rindu dan sesak di dada.
Ceritamu sudah usang, ditaruh di gudang hingga berdebu. Tidak saya buang. Supaya sewaktu-waktu bisa dilihat kembali betapa meninggalkanmu adalah hal terberat dan terbaik yang pernah saya lakukan