🇨🇳 🇺🇸 🇮🇷 Amerika Serikat telah memperingatkan China bahwa ia akan menghadapi tarif 100% jika terus membeli minyak dari Iran.
China menanggapi: China tidak akan pernah menerima dikte atau kebijakan yang mengancam. Upaya untuk memberlakukan tarif 100% tidak akan mengubah posisi kami, tetapi justru akan mendorong kami untuk mengambil langkah-langkah tegas guna melindungi kedaulatan kami dan kepentingan ekonomi kami serta sekutu-sekutu kami.
Kerja sama internasional tidak dibangun di atas tekanan, dan mereka yang mencari eskalasi akan menanggung konsekuensinya.
Kalau memang udah punya niat menikah, setidaknya siap untuk hal ini:
Mengerti peran yang akan dipegang dalam rumah tangga nanti. Punya inisiatif dan tanggungjawab ke pasangan. Bisa menjadi penghubung antarkeluarga.
Mampu menekan ego dan lebih banyak sabar. Meminta maaf dan memaafkan. Belajar untuk tidak mementingkan diri sendiri, karena sejatinya rumah tangga adalah dua orang.
Guys kata Ferry Irwandi ini bukan opini. Ini angka dan data.
Trump punya dua mesin uang yang bekerja setiap kali ada perang. Industri senjata dan LNG. Dan dua industri ini tidak butuh perdamaian. Justru sebaliknya semakin lama konflik berlangsung semakin besar yang mereka hasilkan.
Industri senjata Amerika menguasai 40% pasar senjata dunia. Sejak perang Rusia dan Ukraina pecah saham perusahaan senjata meledak. Lockheed Martin cetak penjualan 75 miliar dolar. RTX punya backlog 268 miliar dolar. Dan 33% ekspor senjata Amerika antara 2020 sampai 2025 pergi ke Timur Tengah kawasan yang sedang terbakar sekarang.
Dua anak Trump sendiri berinvestasi di perusahaan drone militer. Begitu Trump usulkan kenaikan anggaran militer 1,5 triliun dolar saham semua perusahaan senjata langsung melonjak. Bukan kebetulan.
Sekarang yang lebih gila. LNG atau gas alam cair. Dua puluh tahun lalu Amerika masih importir gas. Sekarang eksportir terbesar di dunia. Ini terjadi karena perang Ukraina memaksa Eropa lepas dari gas Rusia dan beralih ke Amerika. Eropa tanda tangani kontrak 750 miliar dolar selama 3 tahun. Gas yang harganya 2 sampai 4 dolar di Amerika dijual 20 sampai 30 dolar di Eropa saat krisis.
Cheniere Energy eksportir LNG terbesar Amerika cetak laba 5,3 miliar dolar naik 64%. CEO-nya adalah donor terbesar kampanye Trump dan perusahaannya dapat tax credit 370 juta dolar dari kebijakan Trump sendiri.
Konflik Iran sekarang memperparah semuanya. Qatar pemasok LNG terbesar Asia kena serangan dan nyatakan force majeure.
Jepang Korea China yang biasa beli dari Qatar terpaksa beralih ke Amerika. Margin keuntungan per kapal LNG melonjak dari 25 juta menjadi lebih dari 100 juta dalam hitungan hari. Proyeksinya kalau konflik berlanjut 4 bulan keuntungan LNG Amerika mencapai 33 miliar dolar. Kalau 8 bulan 108 miliar dolar. Kalau setahun 170 miliar dolar dua kali lipat dari yang mereka dapat di konflik Rusia dan Ukraina.
Dan ini yang paling penting. Uang ini bukan untuk rakyat Amerika. Pengangguran Amerika bertambah. Harga makin mahal. Rakyat Amerika sendiri yang menanggung beban fiskal dari semua kebijakan ini. Tapi Trump dan lingkaran terdekatnya mencetak keuntungan luar biasa dari setiap konflik yang terjadi.
Dari Ukraina dapat uang senjata dan ambil pasar LNG Rusia. Dari Iran dapat uang senjata dan ambil pasar LNG Qatar.
Dua konflik. Dua mesin uang. Bekerja bersamaan.
Dan Selat Hormuz yang tertutup sekarang bukan hanya soal perang. Tapi soal siapa yang paling diuntungkan dari selat itu tetap tertutup selama mungkin.
Sumber : Youtube ferry irwandi
All this unnecessary focus on Florian Wirtz would've been avoided if our players passed him the ball or scored the chances he creates. He hasn't justified the price tag yet, but he's not the problem at Liverpool