Memang benar, belum ada vonis akhir setelah City ajuin banding. Itu kita semua sadar kok. Segala banter yg muncul ya natural aja melihat kasus sebesar ini.
Dan sebetulnya, kalau mau waras dikit aja, lebih banyak fans yg nggak mengharap dapat hibah piala.
Lebih banyak fans yg ingin melihat keadilan ditegakkan. 114 dari 115 itu angka yg gede banget. Pengurangan poin dg nilai besar, degradasi ke League Two, pengusiran dari liga itu lebih memuaskan ketimbang hibah gelar.
Seperti kata Arsene Wenger, buat apa ada sepak bola tapi nggak patuh dengan aturan.
Dan fans City KUDU SADAR, terlepas dari vonisnya kayak apa, fans lain nggak akan berhenti untuk nge-banter kalian dengan kata-kata cheater bastard atau semacamnya. Itu udah nature-nya fans.
Dan ya, saya setuju, budaya malu memang tipis bgt orang Indonesia tuh. Udah sampai di titik ini aja masih petentang-petenteng.
Mental koruptor, mental penjahat ya memang begitulah. Enjoy tuh label "cheater bastard".
Diketawain seluruh dunia ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
-The bathroom floor is always dry.
-Your things remain the same way you left them.
-The peace and quiet to think and plan.
-You cook and eat whatever and whenever you like.
-Just being.