Menarik, siapapun kita yg mendiami tanah Priangan Jawa bagian barat (Include Banten, Sunda Kelapa, Cirebon, Dermayu, sampai batas Brebes dan Cilacap dipisahkan sungai Cipamali).
Harus memahami ini seutuhnya.
Terkait Saddil yang out dari Persib, saya lihat sih masuk akal secara taktikal. Mungkin yang jadi kekhawatiran ialah karena dia mengisi slot lokal yang cukup berkualitas.
Kalau secara kualitas di Persib, saya coba urutkan list winger Persib menurut penilaian saya (berdasarkan penampilan selama pramusim), walaupun sebenarnya beberapa di daftar ini bisa juga mengisi slot Attacking Midfielder:
1. Peralta
2. Menalo
3. Berguinho
4. Barros
5. Beckham
6. Ragnar
7. Saddil
8. Febri
Jadi, sekali lagi menurut saya ini keputusan yang sangat masuk akal.
Yang saya ingin soroti dan analisis itu ialah caption-nya di instagram.
Kalau dibedah dari sisi kebahasaan, tulisan Saddil banyak bermain di pragmatik, khususnya implikatur (kalaau temen-temen pernah baca-baca tulisan saya pasti inget apa yang dimaksud implikatur).
Dia gak secara terang-terangan bilang kecewa atau gak setuju, tapi beberapa kalimatnya mengarah ke sana.
1. “I accept the decision with grace, not because I lack the courage to question it…”
Secara pragmatik, ini mengimplikasikan bahwa dia menerima keputusan tersebut, tapi sebenarnya punya alasan untuk mempertanyakannya.
Kalau dia benar-benar sepenuhnya setuju, bagian “not because I lack the courage to question it” rasanya gak perlu ditulis.
2. “I know my worth, and I trust the path ahead.”
“I know my worth” bisa dibaca sebagai penegasan bahwa keputusan ini bukan ukuran nilai dirinya sebagai pemain. Dia tahu kualitas dirinya dan percaya masih ada jalan lain di depan.
3. “Some decisions may change the direction of the journey, but they will never define the value of the person walking it.”
Di sini ada penggunaan metafora (journey, direction, person walking it).
Secara makna, keputusan ini mungkin mengubah arah kariernya, tapi tidak menentukan nilai dirinya. Dia seperti memisahkan keputusan klub dengan value-nya sebagai pemain.
4. “I leave with respect, carry no bitterness, and move forward with quiet confidence.”
Dia seolah mengakui bahwa ada potensi rasa kecewa atau pahit, tetapi memilih tidak mempermasalahkannya lebih jauh.
5. “What is meant for me will never require me to lose myself to earn it.”
Ini mungkin yang paling dalam. “Lose myself” merupakan metafora untuk kehilangan prinsip, harga diri, atau jati diri.
Pesan tersiratnya: dia tidak akan memaksakan diri atau mengorbankan harga diri hanya untuk mempertahankan sesuatu yang sudah bukan jalannya.
Kesimpulannya:
Dari pilihan kata-katanya, terasa bahwa dia tidak sepenuhnya menerima keputusan ini secara batin. Namun, dia menerima secara sikap dan profesionalitas.
Tambahan, menurut saya, rasanya Persib gak perlu mendatangkan winger lagi. Saya lebih prefer Persib mendatangkan striker yang setara Balsa atau bahkan lebih secara kualitas.
Kalau menurut kalian Persib perlu mendatangkan winger lagi gak?
Jelaskan minimal 5 kalimat! (Bobot: 25 poin)
subtextnya sih lumayan kuat kalo Saddil ngerasa ada keputusan dari pihak klub yang nggak sepenuhnya dia setujui. mungkin yaaa… atau reading too much
tapi makin deket season starts, kok malah makin banyak “wait… what?” moments ya sib???
bukan cuma soal Saddil, tapi overall preparation dan beberapa decisions di klub juga bikin “are we really doing this?” 4 competitions btw.
hopefully everything clicks later. good luck @persib
RAKYAT MALAYSIA MAU AKSI #DEMO DEPAN KBRI (Kedutaan Besar RI) KUALA LUMPUR 🥳🥳🥳
AKU DUKUNG MALAYSIAN! THANK YOU FOR SPEAK UP!! ❤️❤️❤️
#PrayforKalimantan#ALLEYESONINDONESIA
#KilasBalik Mei 2024
Persib Bandung baru saja mengumumkan kerjasama dengan perusahaan pinjaman online AdaKami sebagai sponsor untuk Liga 1 musim 2024/2025 melalui akun media sosial X.
Namun, kerjasama ini menuai kritik dari Bobotoh, suporter setia Persib, yang khawatir keputusan ini dapat mendorong suporter untuk berutang.
Pic wartaekonomi
1/2
Ini mah nyarita. Bade percaya syukur, teu percaya bae
Menit 46 lawan Manila Digger. Saya duduk lesehan di rumput sintetis tempat pemanasan Persib, belakang gawang Manila Digger. Beckham, Haye, & Bergi dari bench jalan menuju ke arah saya sama 3 rekan lain mau pemanasan.
“Kecelakaan”
“Gagal Juara”
Semoga KITA semua jadi manusia yang tidak lupa BERSYUKUR. Musim depan perwakilan Indonesia dapat garansi satu slot langsung di ACL Two, satu lagi lewat kualifikasi, berkat prestasi perwakilan Indonesia di kompetisi asia beberapa tahun terakhir, utamanya Persib di dua musim terakhir di ACL Two, dengan sumbangsih poin terbanyak 😇🙏
Sanes riya, tapi ai kana nyalahkeun batur weh gancang 👋
Inilah untungnya main di kompetisi atas Asia, yaitu dapat exposure besar dari berbagai media, klub lawan, dan para fansnya.
Contohnya akun fanbase Seoul FC ini yang bikin postingan berbagai hal soal Persib, calon lawan mereka di ACL 2 nanti.
do u guys know that students affected by the smoke still had to go to school because they didn’t want to stop the “free” meal program (MBG) amid a major corruption scandal 😇
Satu langkah kecil, satu pengalaman besar bersama PERSIB 💙
Wujudkan momen istimewa untuk buah hati dengan menjadi Player Escort PERSIB dan rasakan langsung atmosfer pertandingan bersama para penggawa sebelum kick-off.
Dapatkan Full Kit Player Escort, 2 tiket pendamping VIP Barat, snack box, Meet & Greet with Prabu, serta Tunnel Experience.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menciptakan cerita yang akan selalu diingat.
Daftar sekarang melalui QR Code yang tersedia di slide akhir.
#LivesInsideUs #ManahJeungGetihna
Terakhir ya, soalnya ini penting banget.
Dengan 14,667 poin, Persib mencatat perolehan poin koefisien AFC tertinggi di antara klub Indonesia sejak 2011.
Torehan ini juga menjadikan Persib sebagai klub Indonesia pertama yang menembus 10+ poin koefisien dalam satu musim kompetisi Asia. 💙🔥
Sumber: Footyrankings
Proyek teh aya Perencana, Pengawas & Pelaksana.
Lamun nepika beres digawean berarti emang ti Perencana na kitu,
Tp dibongkar kieu artina perencana na belegug atawa si Pengawas teu mengawasi atawa maen enyak2 wae,, NU ARTINYA SARIA KABEH GAROBLOG meakeun anggaran & waktu #KSWD
Jaman Jokowi dan SBY kayaknya pintu dan tangga utama itu hanya untuk Presiden dan Ibu Negara deh, sedangkan rombongan sekelas Menteri lewat pintu belakang.