Berita hari ini mengecewakan para muridnya.
Mereka yang pernah berdoa di hadapan benda-benda sucinya, mengunjungi viharanya, atau menaruh keyakinan kepadanya mungkin mulai bertanya, “Apa sebenarnya nilai dari semua yang selama ini saya yakini?”
Yang lebih disayangkan, keadaan ini juga tidak adil bagi para biksu yang setiap hari tetap menjalankan latihan, melafalkan sutra, dan membina diri, tanpa pernah menjadi sorotan pemberitaan sepanjang hidup mereka.
Sesungguhnya, Buddha sudah mengingatkan tentang persoalan yang sangat serupa.
Dalam Aṅguttara Nikāya (AN 5.250), Buddha menjelaskan lima kerugian yang dapat muncul ketika seseorang menaruh keyakinan berlebihan kepada satu sosok. Salah satunya terjadi ketika sosok yang sangat dihormati mendapat sanksi, meninggalkan kehidupan monastik, atau pergi dari vihara.
Karena kecewa terhadap satu orang tersebut, sebagian orang ikut kehilangan kepercayaan kepada para biksu lainnya. Mereka berhenti mendekati Sangha, tidak lagi mendengarkan ajaran Buddha, dan perlahan menjauh dari Dharma.
Cunda Sutta dalam Sutta Nipāta juga mengingatkan kita untuk memahami perbedaan di antara para praktisi. Buddha menunjukkan bahwa tidak semua praktisi memiliki kualitas yang sama. Orang bijaksana tidak menyamakan mereka yang menyimpang dengan mereka yang sungguh-sungguh menjaga sila dan melatih diri.
Seorang biksu harus bertanggung jawab atas perilakunya sendiri. Kita pun perlu belajar memisahkan kepercayaan kepada satu sosok dari penghormatan kepada Dharma dan kepada mereka yang sungguh-sungguh menjaga sila serta menjalankan latihan.
✅ RESMI: Setelah bernegosiasi langsung serta mempresentasikan rencana masa depan Indonesia, FIFA akhirnya hanya memberikan sanksi ‘kartu kuning’ kepada Indonesia.
Indonesia hanya menerima sanksi administrasi berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI. Hal itu akan direview kembali setelah FIFA mempelajari strategi besar pengembangan sepak bola Indonesia. 🇮🇩
Qatar mengumumkan hal-hal terlarang selama Piala Dunia 2022. Pelanggaran atas peraturan diancam kurungan penjara 7-10 tahun!
- Larangan LGBT & atributnya
- Larangan bawa & minum beralkohol
- Larangan sex bebas
- Larangan kumpul kebo
- Larangan mesraan di tempat umum
Doğu Türkistan’da soykırım var.
Doğu Türkistan’da gözyaşı var.
Doğu Türkistan’da zulüm var.
Doğu T��rkistan’da kan var.
Doğu Türkistan’da acı var.
Paylaş, bu zulmü duyur.
Seseorang yg mengaku bernama petrus gilbert arrafif seorang mualaf yg hendak mencari pasangan hidup (istri) dari sini ia mulai chat sya & mengajak berkenalan. Setelah berkenalan selama 2 minggu. Ia datang kerumah saya dijambi. Berniat utk melamar sya. Notes tdk membawa identitas