Kita ngalamin yang namanya Inflasi Pendidikan.
Gelar S1 zaman now itu nilainya udah setara sama ijazah SMA zaman dulu karena hampir semua orang bisa kuliah.
Efeknya, HRD jadi kebingungan ngefilter lautan sarjana ini. Solusinya? Mereka nyiptain rintangan ala Ninja Warrior atau Hunger Games (Online Test berlapis, FGD/LGD, presentasi kasus, psikotes berjam-jam).
Proses ribet itu berevolusi bukan karena kerjaannya butuh skill yang bagus, tapi semata-mata buat nge-eliminasi ribuan kandidat dengan cepet aja. π€
Supply and Demand buat lapangan pekerjaan disini juga jomplang banget cik. Supply tenaga kerja di Indo kata GIBRAN membludak ruah, sedangkan lapangan kerjanya seret.
Dampaknya? Karena tahu yang butuh kerja itu ada jutaan orang, perusahaan seenaknya melempar beban biaya penyeleksian ke pelamar. πΉ
Kalo dibandingin di US atau di Eropa mah proses rekrutmen rata-rata straight to the point. Kirim CV/Resume - Screening (via telepon) - Interview (1 atau 2 kali sama user/manager) - Offering.
Tes aneh-aneh berjam-jam atau MCU sampai disuruh puasa dan bugil itu jatuhnya red flag dan bisa kena tuntutan pelanggaran privasi malahan di US/Eropa. KECUALI lu daftar masuk militer, kerja di lab berbahaya, atau buruh fisik berat.
Di Indo? Daftar staf admin entry level aja MCU-nya kayak mau dikirim dinas ke daerah konflik π
PLN Jogja apa ga malu, warga sampe cari2 tempat yg ga mati listrik. Saking kalian ga jelas info pemadamannya. Warga sampe takut job dicancel, atau gagal interview gara2 pas interview mati listrik. Orang yg bikin kue sampe gojak gajek mau produksi krn takut udah nyiapin adonan, listrik padam.
Ini kalo dikumpulin kerugian material apa kalian mau ganti? Sosmed isine seremonial dan hal2 unfaedah. Mbok sik jelas jadwal pemadamane. Pikirin juga yg ga punya sosmed...gmn kasi info pemadaman k mereka.
Beberapa waktu lalu aku rekaman sama client luar, cemas banget tiba2 listrik padam. Itu rasa cemas yg ga seharusnya kurasakan. Marai trauma. In this economy kita semua sedang kerja bener biar duitnya lancar... Malah mbok rusuhi.
Minimal banget diinfooooo... Koyo ra duwe teknologi canggih wae. Padahal BUMN lho... Resourcenya ada. Koyo perusahaan skala kecil. Heran
Iki lagi mati listrik saiki... Trus keluar cari makan eh nang tempat makane yo mati listrik. Oleh ra sih nunut masak sego nang kantor PLN?
cc:threadvosbid
bayangin rakyatnya cari kerja harus ngelewatin banyak proses dari psikotes, online assessment, interview HR, FGD, interview user, sampe direksi.. sementara yang jadi presiden ngitung 10 + 6 = 17 ππ
Rakyat kalau mau DAPAT KERJA:
1. Administrasi
2. Online Assessment 1
3. Online Assessment 2
4. Video Interview (with AI)
5. FGD/LGD + presentasi / business case presentasi
6. Interview HR
7. Interview User
[atau interview panelist HR+User]
8. Interview BoD
9. Interview Peer
10. MCU
beberapa ada juga final psychotest after interviewππ
kalau jadi pejabat seleksinya gimana yaπ€ kok bisa ada yang kelewat gabisa perhitungan DASARπ
sebagai fresh grad yang masih menggebu-gebu ngejar company gede, kalian tahu nggak se-nggak masuk akal apa lowongan top company sekarang?
- lulusan top campus
- jurusan tertentu, kalau beda otomatis gugur
- IPK minimal 3,5
- fresh graduate dipersilakan, tapi diutamakan punya pengalaman magang
- diutamakan punya pengalaman relevan minimal 1 tahun
- punya pengalaman organisasi, preferably pernah jadi leader
- fluent in English, lebih bagus lagi kalau bisa Japanese/Mandarin/dll
- achievement (award, honors, scholarship, teaching experience, international exposure, etc)
- PALING GONG: wajib isi kontak perusahaan sebelumnya (manager). bjir, gue cuma magang, yakali kasih nomor managerπ
DEMI APA, mostly kualifikasi itu sebenarnya gue punya. secara administrasi juga sering lolos.
TAPI BELUM REZEKI.
Kenapa? karena selalu mentok di user interviewπ
Iya, gue sadar mungkin skill gue masih harus diasah. Tapi kadang mikir juga, sebenarnya yang diharapkan dari fresh grad dengan pengalaman magang itu apa sih? Skill se-dewa apa yang diminta?πππ
garis penting dihubungan βpacaranβ versi aku:
1. gak masakin, karena cuman suami yang boleh nyicipin masakanku
2. gak nabung nikah, minimal lamaran dulu deh
3. gak treat pacar kayak anak (gak membimbing, gak juga ngarahin) bakal cuman dapet apesnya doang. mothering someoneβs child is mentally abusive anjβ¦ capek bgt.. apalagi untuk aku perempuan submissive ini, butuhnya cowok yang dominanπ
π barusan liat loker jaga kafe/resto/mini market dibayar 130k/jam. Kerja 5 jam/hari, berarti 130k x 5 = 650k. Masuk 5 hari/minggu, berarti 650k x 5 = 3.250.000. Per bulan 3.250.000 x 4 = 13.000.000
β½α΅β± α΅α΅Κ³Λ’α΅Λ‘βΎ