ya Allah, hilangkan rasa malas, takut, dan cemas. jauhkan dari banyak hal yang menghambatku bergerak maju. jadikan esok hari penuh semangat. membawa kebahagiaan, keberuntungan dan rezeki yang lebih besar lagi.
Mulai sekarang, jangan cuma berdoa:
"Ya Allah, jagalah aku."
Coba lebih spesifik.
"Ya Rabb, jagalah lisanku agar tidak mudah melukai hati orang lain. Bersihkan hatiku dari iri, dengki, dan rasa benci yang diam-diam tumbuh. Jaga pikiranku dari prasangka buruk, kecemasan yang berlebihan, dan segala hal yang menjauhkan aku dari ketenangan. Bimbing aku menjadi pribadi yang lembut dalam berbicara, lapang dalam memaafkan, dan bijak dalam bersikap. Jangan biarkan aku menjadi alasan seseorang menangis karena ucapan, perlakuan, atau sikapku. Jadikan aku hamba yang membawa kebaikan di mana pun berada."
Setelah belajar psikologi, sekarang aku baru paham kenapa ada sebagian perempuan yang bisa sangat ramah, sabar, dan lembut kepada orang lain.
Tapi begitu pulang ke rumah, terutama saat berhadapan dengan ayah atau ibunya, dia jadi tegang, mudah tersinggung, cepat marah, atau merasa cemas tanpa tahu kenapa.
Bukan selalu karena dia anak yang durhaka atau tidak menghormati orang tuanya.
banyak orang lagi silent struggle.
kelihatannya baik-baik aja, masih ketawa, masih jalanin hari seperti biasa. padahal, deep down mereka lagi capek-capeknya bertahan.
so be kind, always. kita gak pernah tahu seberapa berat dunia seseorang hari ini.
relapse really sucks. kadang udah ngerasa baik-baik aja. hidup udah kembali normal, ngerasa semuanya udah selesai. tapi tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, the memories come rushing back. entah karena lagu, tempat, atau hal kecil. and for a moment, it feels like you’re back to where you started. 🥺💔
Kakak-kakak ini namanya ayat 1000 dinar ya
“Wa may yattaqillaha yaj'al-lahu makhraja. Wa yarzuq-hu min haitsu la yahtasib. Wa may yatawakkal 'alallahi fa huwa hasbuh. Innallaha balighu amrih. Qad ja'alallahu likulli syai'ing qadra”.
Rutin baca selama 40 hari rasain deh bedanya sendiri👀🥺✨
Tau ga kenapa ada orang yg kalo diajak ngobrol topiknya beneran ga abis2?
Karena isi kepala mereka bener2 diisi terus. Jadi mau kenal 5, 10, 20thn, ya ga akan bosen. Karena mereka selalu meng-update topik di kepala dgn buku baru, film baru, fenomena baru, dll.
Makanya ga abis2.
dari lagu "shape of my heart", aku jadi paham "cinta itu seharusnya nambah tenang, bukan malah bikin overthinking tiap malam" kalo lebih sering nangis daripada senyum, maybe it's not love it's just attachment karena hubungan yang sehat itu bukan bikin kita capek, but makash lite teel a little lighter, a little happier.
fyi kalo dlm islam, konsep ini juga ada loh.
jadi emang ‘ruh’ itu bakal berkumpul dengan yang sejenisnya.
ruhnya org org sholih, bakal nyambung dan berkumpul sama yg sholih. begitupun ruh org org yg suka maksiat.
makanya org sholih susah utk bisa ngumpul sama ahli maksiat, karena emg gaakan nyambung dan ‘ruh’nya bakal saling tolak menolak.
itu kenapa Rasul nyuruh kita utk pilih pilih teman dekat. sampe ada haditsnya loh
(kata kuncinya : teman dekat ya. berteman dgn siapapun boleh aja, tapi utk jd temen dekat, pasti kita jg auto filter dan pilih pilih dgn yg kita merasa nyaman kan)
Lost my spark-nya lagi kenceng banget akhir-akhir ini. Lagi males ngejar apa pun, males berharap ke siapa pun. Cuma pengen menjalani hari ini karena emang masih bernapas aja. No target, no ekspektasi, cuma survive mode on.