Skandal Mic Reporter Bocor Jadi Prahara Memalukan Timnas Korea Selatan
Peristiwa ini terjadi pada awal Juni 2026 di kamp latihan timnas Korea Selatan di Guadalajara, Meksiko.
Saat sesi latihan yang dibuka untuk media, dua jurnalis terekam "julid" tentang cara berlari Son Heung-min, salah satu dari mereka melontarkan sindiran: "Kenapa dia berlari seperti sedang memimpin pleton militer? Apa dia pikir dia lagi di angkatan darat?"
Rekan reporter lainnya membalas bahkan lebih kontroversial: "Dia bahkan tidak menyelesaikan wajib militernya. Orang-orang bodoh ini tidak tahu apa-apa tentang tentara."
🎙️ Mikrofon kedua jurnalis Korsel tersebut dalam kondisi menyala, dan semuanya tertangkap dalam siaran langsung. 📡😭
Buntut Insiden: Skandal ini memicu gelombang kekecewaan dari skuad Korea Selatan, yang berujung pada pemboikotan sesi wawancara dengan media. Son Heung-min sempat mengabaikan seluruh pertanyaan di mixed zone setelah pertandingan melawan Ceko.
Situasi semakin memanas hingga Federasi Sepakbola Korea Selatan secara terbuka menegur media-media yang meliput Piala Dunia tersebut.
Federasi mengambil sikap tegas dengan membatalkan semua wawancara individu untuk media domestik Korea Selatan sebagai bentuk perlindungan terhadap pemain mereka.
[Detik]
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Gara-gara riuh tepuk tangan orang-orang Hipmi pada saat prabowok salah dalam melakukan penjumlahan 10 + 6, kami jadi meyakini kalau Hipmi hanyalah himpunan orang-orang idiot.
Qué porra tan chingona tienen los Noruegos.
Los vikingos remando en su Drakkar para llegar a tierras americanas, justo como lo hizo Leif Erikson hace mil años.
La afición es quien le da vida a estos deportes y generalmente son a los que peor tratan.