Di Belanda kok dibilang ga ada Batagor. Daun kelor, kembang turi aja lengkap. Siomay bisa bikin sendiri.
Orang2 Indonesia di Eropa klo nyari masakan padang, langsung naik pesawat / mobil cusss ngeng ke Belanda.
Semua ada di Belanda. Lengkap. Ga usah khawatir makanan Indonesia.
i hate when parents talk about financial problems in front of their child.
trust me, hal itu bisa menghantui anak sampai besar.
apapun yang mereka lakukan, ujung-ujungnya selalu kepikiran soal uang. how to make money, how to spend less, atau gimana caranya supaya gak jadi beban banget.
padahal mereka seharusnya fokus belajar, tumbuh, berkembang, dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya.
and i know, parents are also figuring life out for the first time. i know they have their own struggles too.
but sometimes i wish they had a little more financial security, so their child wouldnโt have to carry worries that were never meant to be theirs in the first place.
In the right eyes, we're always enough.
So if someone's words make you question your worth, gentle reminder that the wrong ones are their eyes, not your whole being.
As a Balinese gw mw komen soal narasi sesat ini. Bantu repost bila perlu.
Di tradisi Bali GA ada yg namanya "sing beling, sing nganten" karena kalau jadi tradisi, seluruh golongan masyarakat di Bali bakal ngelakuin ini. Faktanya adalah tindakan ini klo di Bali namanya Cuntaka (kotor/tercela) dan karena Cuntaka harusnya dilakukan upacara pebersihan dll untuk menghilangkan kotornya yg biasanya ribet. Logikanya kalau ini aja nature nya Cuntaka, berarti ya ga boleh dilakuin dong.
Ini sama aja kayak ada Pasutri berhubungan dan ternyata hamil yg terjadi di banyak daerah (DKI apalagi) dan kemudian sama kedua ortunya disuruh nikah aja biar ga jadi aib. Fenomena sosial ini banyak terjadi dimana mana, ga cuman di Bali aja.
Sing Beling Sing Nganten ini lebih tepat disebut sbg fenomena sosial krn yg melakukan hanya sedikit. Ada jurnal yg bahas ini (cari di kolom komentar, dan di jurnalnya persis disebut fenomena sosial, bukan tradisi/budaya). Kalau misal temen lu yg ngelakuin, bukan berarti lu bisa generalisir 1 pulau Bali ngelakuin juga.
Gimana mau maju ini negara kalau masih diisi orang-orang yang menganggap rasa takut perempuan sebagai hiburan/content worthy? Indonesian women should've been allowed to bring a gun, if we're being honest.