Bagaimana PPDS di Unsrat mau kondusif?
Salah satu oknum pelaku ada di jajaran dekanatnya, walaupun sudah dilarang praktik di RS Kandou
Anehnya @unsrat1961 tdk memberikan sanksi apapun, malah jabatan tetap aman
Sekarang rasakan bobroknya dibuka semua
Aduhhh @unsrat1961@KemenkesRI
Ga heran retakernya banyak
Ga heran bullyingnya no. 1 di Indonesia
Pendidikan model apaan kaya begini
Kolaborasi lingkaran setan yang maut dari FK dan RS
Mending ditutup. Bikin maluuu.
Dipikir pikir Pepper Lunch ini agak tipu-tipu ya. Untuk harga segitu, dia ngasih daging kualitas jelek dan cut jelek gitu. Padahal ga diapa apain juga dagingnya. Saus juga ga ada inovasi. Di tahun 2026 ini daging bagus juga udah murah, upgrade dong
kesian bgt nasib dokter di indo:
diintimidasi pasien dan keluarga, ditekan regulasi bpjs, dibully senior, gaji bercanda, perlindungan hukum minim, mau lanjut ppds tapi mahal bgt, dikit2 diviralin, dan masih banyak kesialan lainnya🥲
Anggaran Kemendikdasmen dipotong Rp8 triliun.
Kemendiktisaintek dipotong Rp14,3 triliun.
Alasannya: efisiensi.
Hari ini, di meja yang sama, tangan yang sama, menandatangani pembelian rudal BrahMos senilai ±Rp11 triliun.
Jadi bukan karena tidak ada uang.
Tapi karena ada pilihan.
Dan pilihannya bukan guru honorer.
Bukan beasiswa KIP-K.
Bukan laboratorium sekolah rusak.
Pilihannya: rudal supersonik Mach 2,8 yang kita beli dari negara yang masih menjual senjata ke Rusia.
Negara kita tidak kekurangan uang untuk bermimpi jadi adidaya.
Tapi selalu kekurangan uang untuk anak-anak yang mau bisa baca.
Prioritas itu bukan soal visi.
Prioritas itu soal tanda tangan.
Tanda tanganmu ada di mana, Pak?
Selama tinggal di Jakarta, baru bener-bener kerasa Jakartanya kalau lagi main ke daerah Sudirman, SCBD, GBK, dan sekitarnya. Pas lagi di Jatipadang, Pasar Minggu, rasanya masih sama aja kayak di Cimahi. Punten😭🙏
Ada satu dinamika unik dalam hubungan: pas cowok lagi heboh kesenangan, entah karena tim bolanya menang atau mau trip bareng temennya, eh si cewek tiba-tiba dateng bawa hawa mendung dan merusak suasana atau killjoy. Sengaja bikin kesel? Belum tentu.
Di balik sikap killjoy tersebut, ada insecurity di bawah sadar. Poinnya simpel banget, nih:
Saat cowok lagi happy dan percaya diri, cewek yang insecure bakal refleks merasa terancam dan langsung cemberut sampai mendadak ngomel karena merasa:
"Kok kamu bisa lebih hepi ngelakuin aktivitas sama temen dibanding sama aku?"
Ujung-ujungnya, merusak momen bahagia ini cuma cara instan buat menarik paksa perhatian cowok agar balik fokus ke dia lagi.
Kita gak perlu jadi satu-satunya pabrik penghasil kebahagiaan buat pasangan. Karena hubungan yang sehat itu saling memberi ruang buat bahagia dengan caranya masing-masing.
Kalau kamu selalu merasa terancam tiap kali pasanganmu bahagia di luar hubungan, itu tanda ada insecurity di dalam diri yang belum selesai.
Jadi, coba jujur sama diri sendiri: selama ini kamu emang beneran tulus pengen dia bahagia, atau cuma pengen dia bahagia kalau kamunya ikutan terlibat?