Gue anak ekonomi tapi punya usaha di pasar tradisional
Dan mostly pengetahuan gue soal ekonomi tergambarkan dengan baik kalau gue ngobrol penjual di pasar wkwkwk
real economy gaada di buku Mankiw, tapi dibasah dan banal-nya pasar tradisional
Orang miskin di Indonesia lebih percaya kalo kemiskinan mereka adalah takdir dari Tuhan atau cobaan dari Tuhan, ketimbang percaya bahwa mereka sebenernya dimiskinkan oleh rezim yang inkompeten dan sistem kapitalis yang sudah mengakar.
waktu kampanye bilangnya akan ngejar koruptor sampai ke antartika, sekarang bilangnya mau mengampuni koruptor asal mau taubat
setelah ngasih dirinya nilai 99 dan 100 untuk tuhan, sekarang jadi maha pengampun dan penerima taubat. mau remake kisah firaun apa gimana
NTT gempa, kalimantan dan sulses kebakaran, aceh bergejolak bukan jadi skala prioritas. masih sibuk dengan validasi, kopdes dan MBG yang efek dominonya bikin harga sembako jadi naik dan korupsi terang-terangan. rakyat tercekik bukan jadi soal baginya. hutang menjadi tanggungan rakyat, menaikkan pajak dan pengadaan pajak2 baru semaunya. terus menerus rakyat yang diperas. canggih
jajarannya juga cuma sibuk menyenangkan dan ngasih makan ego dia saja. apa itu kerja untuk rakyat? omong kosong
Allahu musta'an. kuat2 saudaraku 🥹
Pemimpin narsistik hanya ingin mendengar hal2 yg memvalidasi kehebatannya. Bawahan penjilat dgn senang hati menyediakan pujian2 palsu dan menyembunyikan kenyataan2 buruk.
Akhirnya, lahir kebijakan yg sama sekali terputus dari realitas di lapangan. Kesalahan2 yg sangat fatal bahkan sampai mengancam nyawa banyak orang, nggak akan pernah dikoreksi krn para penjilat tidak akan berani menunjukkan celah kepada si narsis.
Saat pemimpin narsistik dan penjilat berkolaborasi, dampak buruk kegagalan kebijakan selalu dilimpahkan kpd pihak yang paling lemah: rakyat..