@raykairi Gau ga paham sama orang2 model kek gini. Dia ngatain tapi dikatain balik ngamuk, dia becadain tapi dibecandain balik ngamuk. Kek apa si lu yg duluan, giliran dilawan ga terima. Aneh emang
Perbedaan suatu negara.
Komunisme: "gue kasih lu kerjaan, kasih makan, tapi gaboleh berisik"
Kapitalisme: “lu cari kerja sendiri, cari makan sendiri, kalau berisik ya bebas.”
Premanisme: "lu cari kerja sendiri, cari makan sendiri nanti hasil setor nya ke gue, dan lu gaboleh berisik"
@innovacommunity Ya tapi kalo pemilik yg awam ga akan liat ke arah transmisi juga kalo ada ketentuan oli yg harus dipakai, mereka maybe taunya ya ganti oli CVT aja
Nyalip kok ditikungan, hadeh!!
Jangan ya dek ya, akibatnya jadi rugi double kan. Udah tahu marka juga nyambung kok ya nekat, nyalip ditikungan hanya boleh dilakukan di sirkuit aja yak.
Duh eman eman banget itu Baleno nya. 👀
Sedih liatnya, walaupun bapak ini memang salah sudah parkir tidak pada tempatnya.
motornya diangkut dishub sehabis ambil orderan customer di pisang goreng bu nanik.
Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the country’s economic future
https://t.co/0lZ0sT7f8e
Fun Fact
Mau tau seberapa mengerikan pajak kendaraan di Indonesia?
🇲🇾 Malaysia
UMR = 7,4 juta
Pajak mobil Avanza = 330k/tahun
🇮🇩 Indonesia
UMR = 3,4 Juta
Pajak mobil Avanza = 4 juta/tahun
Pantas aja banyak yg udah kerja keras setiap hari, tapi tetap sulit untuk bisa hidup layak
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
🇲🇾 Rata-rata gaji di Malaysia: Rp12-14 Juta
Harga Bensin RON 95:
- Subsidi: Rp8.790/liter
- Retail: Rp17.315/liter
🇮🇩 Rata-rata gaji di Indonesia: Rp4-6 Juta
Harga Bensin RON 92: Rp16.250/liter
Dear Pemda Bodetabek, kalo lo masih setengah" buat bikin transportasi umum yang layak dengan dalih APBD terbatas...
... Kata gue mah mending malu lo pada sama Padang. Knp? APBD Padang pas"an aja bisa bikin Trans Padang sampe punya 6 koridor.
Semuanya tergantung will broh.