"Kita semua adalah pendosa yang memilih-milih. Kita memilih dosa yang nyaman bagi kita, lalu menghakimi orang lain yang melakukan dosa yang tidak kita sukai."
Shams Tabrizi -
"Kita semua adalah pendosa yang memilih-milih. Kita memilih dosa yang nyaman bagi kita, lalu menghakimi orang lain yang melakukan dosa yang tidak kita sukai."
Shams Tabrizi
Lucunya, orang bisa mengabaikan apa yang mereka lakukan kepadamu.
Tapi begitu kamu menunjukkan rasa kecewa atau marah, perhatian langsung beralih ke reaksimu.
Bukan lagi ke penyebabnya.
Ada saatnya kamu memilih menahan emosi.
Bukan karena kamu tidak marah.
Bukan karena kamu tidak terluka.
Tapi karena kamu tahu, saat emosi itu keluar, kamulah yang akan dianggap bermasalah.
Tapi sejak aku mulai mengagumi seseorang itu, ada yang berubah. Langkahku mulai ragu, pikiranku jadi ramai.
Hanya karena satu sosok yang lewatnya pelan, tapi meninggalkan jejak dalam-dalam.
Ia tidak menoleh. Tapi aku tidak bisa berpaling.