Matiin komputer jam 16:40
🧕lho mas yug, udah kelar taa kerjaan?
👨ndasku wes capek
🧕pak bos blm pulang lho
👨gaji dia lebih gede, dia mau nginep ngekepin kantor gak peduli aku
🧕😭😭
Paling gong: bu saya dtg terlambat ya, ada janjian dgn psikolog.
Gen Z: work-life balance
Asisten kali ini adalah menantu asisten kami yang lama, dtng dan plg tiap hari
So far istri saya puas dg kerjaannya, yg tugas utamanya jagain Dira antara plg sekolah s.d kami datang.
Punya asisten gen z di rumah:
1. Bu ini masak nasi biasa ato yg low carbs? Saya sudah lihat tutorialnya di youtube.
2. Bu ini cast iron bapak saya cuci yaa, saya sudah tau cara seasoning.
3. Tau akg tiap snack yg diminta Dira di alfa, minta acc dulu baru beli.
Setua apa saya?
Kemarin audiensi dgn wabup sebuah kabupaten di jatim. Pak wabup ini bilang kayak prn ketemu saya, saya juga ngerasa gak asing.
Hasil browsing google, pak wabup ini ternyata putra dr kolega lama, prnh jd pemateri bersama di sebuah acara.
Tua bangetkan saya?
Bestie dok. gigi keluarga kami lagi libur praktek. Dia lagi nganterin anaknya kejurnas basket.
Kok yaa pas gigi taring Dira goyang. Pas ku WA, dia yang panik duluan ngasi arahan ini itu. Yaa kubilang aja Dira tak kasih tau giginya gak boleh lepas sampai dokter datang. 😄
teman saya, pacaran lama trus putus, rebutan hak asuh....
...hak asuh anjing yang dibeli dan dipelihara bersama waktu mereka pacaran.
😭😭 Saya: dimintain tolong jadi penengah rebutan hak asuh ANJING ini. 😭😭
Pak bos saya ini sedang haji. WA ke staf hahahihi. WA ke saya, yang dibahas:
1. Update 2 project berjalan
2. Update penjurian sebuah awarding di Jatim
3. Update PPMB
4. Update mahasiswa bimbingan
5. "Yug, aku ini ibadah lho kok mbok tanya bawa laptop apa nggak?"
😂😂😂
Etaapi mahasiswa cowok ini oke kok sebenarnya, pas diakhir diskusi, dia memberanikan diri bertanya:
"Mas, kira-kira yang kurang dari proposalku apa yaa?"
Kolega dosen yg nyamber jawab
"Kurang semangat aja kamu ini"
Selama liburan kemarin, kegiatan bimbingan skripsi masih lanjut via zoom. Setidaknya ada 4 orang yang rutin. 2 cewek, 2 cowok. Pas cewek aman aja, masih ada revisi, pas diskusi nyambung bagian mana aja yg harus diperbaiki, yg fokus diperkuat. Pas giliran cowok 😆😆
Oh, oke-oke (sambil termangu, mencari apa yg kurang pas di situasi ini)
"Saranku: kamu baca dan perhatikan Buku Panduan Penulisan Skripsi yaa, sudah baca?"
"Noted mas, belum mas. Itu dapat darimana yaa mas klo boleh tahu."
😭😭
So my goal for June isn’t just managing the schedule. It’s managing my energy. Because somewhere between the meetings, deadlines, and celebrations, I still want to have enough of myself left to enjoy the moments that matter most.
June has barely begun, and my calendar already looks like it skipped straight to the final boss level. Between a family wedding, Dira’s school celebrations, and Zahra’s much deserved concert getaway, the month is filling up fast.
Work isn’t slowing down either.
The interesting thing is that none of these are problems. They’re all good things: family moments, meaningful work, and opportunities worth saying yes to. Yet when they arrive all at once, even good things can feel overwhelming.