Banyak pemain kunci absen, banyak yang meragukan kekuatan Persebaya melawan pemuncak klasemen Borneo FC. Rachmat Irianto dkk menjawab keraguan itu dengan permainan spartan. Green Force berjuang dan memiliki peluang untuk menang. Pada akhirnya hasil seri yang diraih, tapi tegakkan kepala kalian, kita berjuang lebih keras lagi untuk meraih kemenangan lawan Persijap Minggu depan (28/12).
Tonton Video selengkapnya di YouTube Official Persebaya
#Persebaya #PersebayaUntukSemua
Penggemar onepiece sejak zaman arc marineford senang sekali melihat berita itu apalagi teman-teman yang sudah dari arc skypiea atau arc water 7 yang tentunya sekarang sudah pasti bapak-bapak pasti seneng mendengar statement oda tentang arc terakhir.
Kumpul full team gini paling banyak 3 kali dalam setahun, ya, demi mengejar masa depan yang baik,kami berpisah dengan jarak dan waktu,sehat sehat saudara #jambucrew✌️
CEO Persebaya Azrul Ananda dan CEO Football West Jamie Harnwell menandatangani kesepakatan kerja sama pengembangan sepak bola, di kantor Menteri Olahraga dan Rekreasi Western Australia pada Rabu, 4 Desember 2024. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) disaksikan oleh David Templeman, Western Australia Sport and Recreation Minister.
Ini adalah kelanjutan kerja sama yang terjalin sejak 2018. Pandemi membuat kerja sama sempat terhenti.
Berbeda dengan 2018, rencananya Persebaya akan mengirimkan tim senior ke Perth pada medio Juli 2025. Di sana,
Bruno Moreira dkk akan menjalani mini training camp dan beruji coba, untuk menyongsong musim 2025/ 2026.
Persebaya juga akan menyiapkan paket tur, tret…tet…tet… buat Bonek ke Perth. Nonton friendly game Persebaya di Sam Kerr Football Centre, training ground baru dan keren. Bonek juga bisa melakukan sejumlah acara rekreasional dan kultural di Perth, kebetulan pada 2025 bertepatan dengan perayaan ke-35 sister province antara Jawa Timur dengan Western Australia.
Persebaya juga mengucapkan terima kasih kepada Konsul Jenderal Indonesia di Perth Listiana Operananta. Menurut Listinana, Konjen mendukung penuh rencana Persebaya. Dia juga menyiapkan sejumlah acara kebudayaan untuk Persebaya bersama warga Indonesia yang ada di Western Australia.
Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi difasilitasi pemerintah Western Australia, melakukan sejumlah kunjungan ke Optus Stadium, stadion terbaik di Australia yang berkapasitas 60 ribu lebih, HBF Park Stadium yang berkapasitas 20 ribu lebih, serta Western Australia Institute of Sport yang “menciptakan” sejumlah atlet peraih emas Olimpiade.
Selama sepekan di Perth, manajemen Persebaya mendapatkan sejumlah inside dalam administrasi sepak bola grassroot, kompetisi junior yang setiap pekan ada 1.500 pertandingan lebih, kepelatihan, sampai pengelolaan training centre yang menjadi tempat banyak kegiatan community, tidak hanya sepak bola.
Aryn Williams yang kini bermain di National Premier League juga hadir dalam pertemuan di Sam Kerr Football Centre. Mbah Aryn excited untuk bertemu Persebaya dan Bonek Juli nanti. (*)
Match ambience
persebaya vs persija
1.El classico sebenernya di indonesia. Duel tim besar dan penuh sejarah yang sarat gengsi, meskipun tertinggal lebih dulu persebaya mampu comeback 🔥
2. - 1 untuk persebaya