ㅤ
Kini, hanya tersisa dua puluh empat partisipan yang bisa menjejakkan kakinya dalam lukisan B. Tak sampai sepuluh menit mereka bernapas, hal yang mencengangkan tiba-tiba datang tanpa diundang. Apa yang terjadi selanjutnya?
ㅤ
ㅤ
Para partisipan yang berhasil melewati pintu lantas berniat membuka pintu dengan bantuan sihir. Sayangnya, dalang di balik semua ini lebih dulu beranjak, memaksa partisipan untuk lekas pergi ke tempat selanjutnya.
ㅤ
ㅤ
Namun, suasana di balik pintu tersebut tampak sangat berbeda. Pencahayaan di taman yang penuh akan Niffler itu kian meredup seolah tengah menyelimuti seluruh area dalam kabut misterius yang menyamarkan daya penglihatan.
ㅤ
ㅤ
Begitu dua puluh empat partisipan melangkah masuk ke dalam pintu itu, mereka merasakan perubahan yang signifikan, fisik mereka kembali ke bentuk semula seperti sihir yang membalikkan waktu.
ㅤ
@The1stChallenge ㅤ
(OOC: Hasil perolehan poin dapat dilihat pada dokumen https://t.co/Pe0blSIW2T. Sedangkan rekapitulasi jawaban yang benar dapat dilihat pada dokumen https://t.co/uae2X05zDO.)
ㅤ
ㅤ
(OOC: Niffler’s Gold Rush telah berakhir! Partisipan bisa menyelesaikan plot masing-masing sambil menunggu akumulasi perolehan poin dalam kurun waktu ±30 menit ke depan.)
ㅤ
ㅤ
Sayangnya, ketika beberapa partisipan mulai melintasi pintu, batu penyangga yang mereka gunakan bergeser. Pintu yang berat itu perlahan-lahan kembali tertutup, mengurung beberapa partisipan yang belum berhasil keluar.
ㅤ
ㅤ
Begitu pintu terbuka, mereka menyadari bahwa pintu itu sangat berat dan kemungkinan akan sulit dibiarkan terus terbuka. Untuk memastikan bahwa semua orang bisa berpindah dengan aman, mereka mencari batu kecil guna dijadikan penahan.
ㅤ
-
Suasana gelap disana membuat dirinya refleks mengusap matanya, ya untung saja dirinya tidak berada disana. Tidak cocok untuk mata minusnya.
"Semoga para partisipan bisa menemukan koin-koin di rerumputan yg gelap itu."
https://t.co/NWu7mVUhqq
ㅤ
Beberapa koin berjatuhan ke tanah. Mereka bergerak dengan cepat dan lincah, menggunakan moncong panjang mereka untuk mengambil koin-koin di antara rerumputan, mendahului kalian.
(OOC: Batas menjawab Q2 hingga 20.04 UTC+7.)
ㅤ
ㅤ
Tak berapa lama kemudian, beban yang para partisipan kumpulkan berhasil membuat jungkat-jungkit mengangkat bebatuan yang menghalangi pintu. “Finally!” ujar sebagian partisipan selagi menunjukkan ekspresi penuh rasa bangga.
ㅤ
ㅤ
Setelah beberapa waktu berlalu, situasi kian mulai mereda. Beberapa Niffler mulai melarikan diri ke dalam celah-celah pepohonan, semakin masuk ke dalam hutan.
(OOC: Batas menjawab Q10 hingga 21.40 UTC+7.)
ㅤ
ㅤ
Lambat laun, wadah yang semula kosong kini telah terisi dengan kepingan emas yang mereka kumpulkan dengan susah payah. Salah satu bagian sisi jungkat-jungkit itu pun mulai bergerak turun, membuat sisi lainnya perlahan naik ke atas.
ㅤ
ㅤ
Wadah semakin berat, sampai-sampai kumpulan koin berhasil memenuhinya. Kini, koin-koin itu menjadi pemberat sisi lain dari papan jungkat-jungkit.
(OOC: Batas menjawab Q9 hingga 21.28 UTC+7.)
ㅤ
ㅤ
Suasana di lukisan itu tampak cukup kacau. Partisipan beradu secara sengit dengan ribuan Niffler. Meskipun ada beberapa gangguan, mereka tetap bisa mengatasinya dengan usaha semaksimal mungkin.
ㅤ
ㅤ
Koin-koin berhasil dikumpulkan. Namun, jumlah koin tersebut rupanya belum cukup untuk membuat papan berpindah keseimbangan.
(OOC: Batas menjawab Q8 hingga 21.16 UTC+7.)
ㅤ
ㅤ
Dari sudut lain, terlihat pula @Forthrides yang tengah melawan dua Niffler yang menghadangnya. Dia mencoba mengelabui sang Niffler agar dapat mengambil kepingan emas untuk diisi ke dalam wadah kosong tadi.
ㅤ
ㅤ
Kalian juga mencari koin di rerumputan dan balik batu. Niffler lainnya yang melihat itu langsung mengejar dengan mata membelalak.
(OOC: Batas menjawab Q7 hingga 21.04 UTC+7.)
ㅤ
ㅤ
Perlombaan itu semakin sengit. Partisipan berusaha sebaik mungkin untuk beradaptasi dengan fisik mereka masing-masing. Para Niffler yang juga tak kalah gesit mencoba menyembunyikan emas dari para partisipan itu.
ㅤ