Seorang teman mantan Pejabat Tinggi memgirim pepatah Turki ini kepada saya: "Kalau badut menghuni istana, dia bukannya jadi raja; melainkan istana lah yang menjadi panggung sirkus." Dia tak menjelaskan apa pun dan hanya bilang, "Inj pepatah Turki".
AwokAwokAwokAwokAwok...
@TsamaraDKI "Saya tidak mungkin bersama Prabowo, karena saya tidak mungkin berada di barisan dimana adaa seseorang yang mempunyai sejarah KELAM. Terhadap penculikan aktivis bangsa ini"
Negeri ini butuh orang bijak dan berintegritas tinggi, bukan anak bau kencur dan arogan.
Salam Demokrasi, jangan pilih anak yang tengil. 😅
#AsalBukanPrabowo
@TsamaraDKI kami sebagai penonton pun bisa menilai kok kalau misalnya mbak tsamara (atau orang lain) dituduh tidak punya etika tapi itu sebenarnya tidak.
tapi kalau yang di pertontonkan gibran barusan, saya rasa kita semua sepakat. dan saya yakin dalam hati mbak tsamara pun merasakan itu.
Di akhir Ramadan dan di Hari Kartini tahun ini, amanah untuk melanjutkan perjuangan saya terima.
Semoga menjadi jumat berkah untuk seluruh tumpah darah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebuah kehormatan bagi saya mendapat amanah yang lebih besar ini.
Memang lebih berat tapi dengan perjuangan sekuat-kuatnya dan sebaik-baiknya bersama seluruh rakyat Indonesia saya yakin terjalan apapun bisa kita daki.
Dalam konteks ini bukan profesi ART yg di hinakan tpi isi cuitan dengan konteks seperti itu merendahkan salah satu dari kedua ibu Negara yg ada di foto yah klo sy sih bukan lucu2an dan nggak lucu krn mereka adalah simbol Negara... Klo emak kt dinarasikan sprti itu, how d U feel?
Cuitan Kharisma Jati diduga mengandung unsur pidana di dalamnya. Menurut Anda, cuitan tersebut menghina Ibu Negara Korsel atau Ibu Negara RI? https://t.co/9jd2nLY1sq
Pemilih pemula itu adalah mereka yang berusia 17-22 tahun saat Pemilu dilaksanakan. Anak muda cenderung rasional karena pendidikannya lebih baik daripada generasi sebelumnya. Mereka juga cenderung menyukai tokoh yang mampu berbicara dengan bahasa mereka. Mereka pilih Ganjar.
Indeed, Kasus KDRT bukan lah kasus sederhana yg bisa dianggap main2, krn selain fisik mental sang korban jga sangat tersakiti...masih bnyak org yg mgkin tidak bisa dgan luas melaporkan kasus KDRT krn berbagai alasan... Sangat disayangkan kalau ada yg seolah2 menganggap KDRT olok2
Banyak dari mereka yang bahkan hampir sepanjang hidupnya hanya bisa meratapi dan terpaksa menerima keadaan terus menjadi korban
Tak bisa melawan krn tak banyak yang peduli atas apa yg mereka rasakan.