Bismillahirrahmanirrahin…
Teman-teman, aku izin *open donasi & open adopt* untuk 3 kitten yg aku temukan di tengah jalan (tanpa induk)
Donasi akan aku gunakan untuk membeli wetfood, susu formula, obat cacing, dan kebutuhan lainnya selama kitten” ini belum dapat forever home
Ora nduwe dhuit ternyata bikin mo nangis, hiks.
Buat bayar tagihan permeongan.
Kemarin dulu dilapori ada yang sakit. Ga tega kan ya. Langsung diperiksakan by jasa ojek pet. Takasi DP 500k. Ternyata habisnya lebih dari itu. La saldonya kok mepet, habis buat kulak daster.
Parah.
Kenapa harus dirimu.
Kenapa ku tidak memelukmu erat-erat kala itu.
Kenapa.
Kenapa.
Tapi kembali lagi mengingat terjadi hari Jumat, maka tak ada alasan, ku menyesalinya lagi. Berharap yang terbaik untukmu. Harus yang terbaik untukmu. Harus, ya Allah.
Ibuku.
Tahu beritanya dari mana?
Ada di X atau Twitter, Bu.
Kirim linknya dong.
Lah, Ibuk mainan Twitter juga?
Mang kenapa?
Kereeeennn...
🤣🤣🤣
Padahal dia dosen, muda sih, dan dia bilang keren pada saya karna mainan X. Batin saya, bisa jadi malah sejak kamu belum kuliah.
Woa a a a...
Masyi di rumah ortu, blom tau mopul KRL jam brapa.
La ini sang Bundaku masih sare, masa tak gugah, tak pamitin, kasihan.
Nanti samve Jogja blanja-blanji biar beres kerjaan Senin. Nah kalau Senin diminta balik rumah ortu lagi kan nggak ninggal kerjaan banget.
Eh tapi kalau nggak dibawa periksa lalu dia tumbang begitu saja adalah suatu penyesalan.
Lalu, menyesal mana, bayar sejeti sekian atau dia lewat begitu saja tanpa pertolongan.
Baru pusyang nih ternyata kucyang, stray, yang ranap di puskeswan itu abisnya sejeti lebih, uhuk...
Tersangka kena virus, Panleo, cek darah dll, ranap biar nggak menulari, eh sampai 21 hari...
Salah sendiri nggak tegaan hingga main bawa periksa, iya nggak?
Apakah urusan sosial itu artinya harus punya atau menyediakan stok dana sosial?
Mengalir aja tapi kok ternyata kali ini tekor sampai nggak merasakan menerima gaji ya, uhuk...
Apa mulai sekarang gosah peduli dengan bermacam urusan yang dinilai orang lain adalah teramat baik, ya.
Bisa, ya. April nggak gajian karena ternyata sudah tergerus di bulan Maret. Uhuhuhuuu... Tersisa 750 rebu dowang, masyaAllah, alhamdulilaah... Padahal pas mau lebaran, harus bagi THR pada asisten, bayar cat nanny, lalala...omaigaaattt gresek-gresek lah di segala penjuru dunia...
halo @MyPertaminaID , ijin bertanya, mengapa tidak bisa melakukan pembayaran melalui barcode di aplikasi MyPertamina ya. Disentuh bagian 'Bayar' tidak bisa. Apakah ada cara pembayaran cashless lainnya?
Mengsedih.
Ternyata sesedih ini akan kenyataan si anak akan memulai mandiri.
Anak dididik agar kelak menjadi manusia seutuhnya, tapi saat itu tiba seperti tak terima sedemikian cepatnya.