Keren banget anak-anak Bisnis Kreatif UI ini! 👏
Mereka bikin prototype bra bernama REKAT sebagai tugas kuliah yang dirancang untuk penyandang disabilitas tak nampak, lansia, serta orang dengan keterbatasan motorik atau kondisi autoimun
Nah yang bikin menarik adalah REKAT menggunakan pengait magnet di bagian depannya, jadi lebih gampang dipakai dan ga perlu banyak gerakan saat memakainya, itu yang bikin REKAT beda dengan bra pada umumnya! 🤩
Sebenernya sesimpel itu kan idenya, tapi ternyata bisa bantu memudahkan aktivitas sehari-hari jadi jauh lebih nyaman untuk banyak orang! ❤️
Big credit to quencynova, patriciaarevii, nygnurizahh, attayanisaa, and nnstasyaa the minds behind REKAT!
Source: https://t.co/t0XUMc20Dm
BBC News Indonesia menemukan fakta bahwa selama di Jakarta, Yasinta Moiwend alias Mama Yasinta bertemu tiga advokat dan seorang perempuan asli Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika.
Dua dari empat orang tersebut diduga memiliki rekam jejak digital dan hubungan samar dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Adapun salah satu advokat yang ditemui Yasinta bekerja di firma hukum milik pengurus Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra. https://t.co/hvmKkck4rc
Kok bisa Indo hobi banget konsumsi tepung terigu??
Padahal terigu itu MAYORITAS IMPOR....
Dan mayoritas snack2 indo bahan bakunya tepung terigu?
Jawabannya: Rezim Orde Baru (Orba)
Orba memang sengaja membangun sistem pangan yang membuat terigu makin murah, tersedia, dan mudah dikonsumsi rakyat..
Kenapa?
Pertama, Orba berusaha mencari pangan yang murah, cepat, dan gampang didistribusikan.
Pangan apa yang cocok di zaman itu? Ya terigu, karena mudah diimpor. Beras, meski bisa swasembada, tetap rawan gagal panen.
Kedua, Orba memonopoli perdagangan terigu.
Terigu hanya bisa diimpor oleh dua perusahaan penggilingan gandum yang semuanya adalah kroni mereka.
Bayangin, berapa jatah yang didapat Orba dari impor jutaan ton gandum?
Kebetulan, Indonesia mengalami urbanisasi massif di masa Orba.
Masyarakat urban membutuhkan makanan cepat, murah, dan praktis.
Walhasil, produk olahan gandum seperti mi, roti, dan kue meningkat.
Jadilah, terigu massif dikonsumsi oleh rakyat Indo.
Padahal, sekali lagi..
TERIGU ITU IMPOR.
Dan dari minggu-minggu kemarin, harganya NAIK TERUS!
Source Gambar: DetikFood dan Sitenews
Budaya patriarki membebani perempuan dengan deadline umur nikah, anak, karir, penampilan, dll. Semuanya harus pas waktu, kalau ga mau dibilang perawan tua, janda kembang, cewek expired, terlalu tua untuk karir/hamil, dll.
Perempuan berhak hidup penuh di setiap fase umur tanpa diukur dari seberapa berguna di mata patriarki.
Btw ini juga bisa berlaku untuk laki2, jangan jadi korban toxic masculinity.
For me Barbie was the first feminist icon in animation. Endless careers, no prince needed, just a girl showing other girls they could be anything. That’s why we were all obsessed
Guyss kalo kalian ke Uluwatu jangan lupa mampir ke Thirst Trap, ramein reviewnya, soalnya kemarin dapat bad review sama zionist karna pasang bendera palestine di cafenya
Udah paling bener Bodetabek gabung DKI jadi satu provinsi. Biar pajak orang Bodetabek masuk ke DKI juga dan DKI sediain transum buat Bodetabek dgn tarif terjangkau.
Tapi tentu Jabar dan Banten tidak suka karena Bodebek dan Tangerang Raya menyumbang pajak yg besar😁
gak sengaja ngeliat postingan ini lewat (as ads) on my instagram. bule-bule lagi resah karena merasa makin sulit untuk nyari duit di Bali lagi.
tapi yang bikin gue penasaran, as bule, dia nulis perandaian, “You own a Villa”
LAH FOREIGNERS BISA PUNYA PROPERTI DI INDONESIA???
Rupiah lagi jd perhatian publi, yg dibahas malah telur MBG jangan didadar. Ngeselin bgt! Sense of priority-nya dimana sih wo? Udah programnya makan anggaran besar, muncul kasus korup dlm pelaksanaannya. Mendingan bubarin aja MBG! Fokus cari solusi masalah ekonomi dan nilai tukar.
jangan ada yang tergiur yaa!
ini udah ada catatan komunitasnya, tapi belum naik ke publik. juga sudah ada laporan kalo mereka menipu.
bisa sebarin biar semua tau 🚨