Kalau benar negara sedang sulit, seharusnya pengorbanan dirasakan bersama. Bukan rakyat yang terus diminta memahami, sementara fasilitas untuk penguasa dan aparat tetap berjalan tanpa kompromi.
Dari awal sudah diingatkan bahwa selain rawan korupsi, MBG ini juga proyek yg sangat tidak efisien.
Hidangan yg terbuang alias tak dimakan sudah membuang anggaran skitar 1,75 T/minggu ato lebih dri 14T/tahun.
Coba klo dana itu disalurkan buat nambal BPJS yg boncos atau perbaikan sekolah, gaji guru dll bisa dibayangkan betapa besar manfaatnya.
Tapi tetep aja MBG diterusin bukan?