Baru nyadar kalau kita ini sebenarnya adalah Bangsa(t) para bedebah penikmat.
Terimakasih @ginaSnoer atas Maha Karya yang sangat 'menampar' ini. Tidak timpang, tidak menggurui.
Boleh ga ini aja yang wakili Indo untuk Academy Awards taun depan?
#LikeAndShare#kamibersamamu
lompat di trampolin ibarat hidup ya. abis terbang tinggi, jatuh lagi. gitu terus, nyoba terus, sampe lelah dan ga mau nyoba lagi. marah. nyerah. pasrah. kaya ga ada konspirasi semesta lagi yang berujung baik gitu. adanya cuma jalan buntu.
- konspirasi semesta ketemu jalan buntu
@AREAJULID big big no to shamings juga ya gaes : Body Shaming, Career Shaming, Baby Shaming, Parenting Shaming, dan shaming-shaming yang lain.
DAN, nyari aman di balik kalimat "Becandaan aja kali, baper amat" sudah harus dihentikan, kita ga tau orang yang dibecandain lagi ngalamin apa.
Apakah zaman kolonial, orang Indonesia juga pulang mengunjungi keluarga saat Idulfitri?
Ya, begitulah adatnya. Perhatikan #iklanlawas layanan kereta api jelang Lebaran 1937 di koran Pemandangan ini misal.
“Hari Raja Aidilfitri!! Setahoen sekali moesti perloekan tengok familie.”
Jadi karyawan susah, berkutat dengan tenggat waktu yang pakem, relasi kerjaan gak selamanya enak, bos suka rese. Jadi pengusaha susah, mesti bikin sistem, puter otak balikin uang modal, ada kemungkinan pailit. Ga ada yang lebih baik antara satu dan lainnya. Choose your susah.
Pilihan sulit dalam hidup adalah ketika harus memilih antara:
- cari duit atau kejar passion
- lanjut tidur atau lari pagi
- move on atau balikan
apa lagi yang lain?
Kalian protes adegan tiktok bisa membangunkan pasien koma, kalian lupa yang mereka cari adalah attention dari kalian. Semakin kalian bahas, mereka akan terus mengulang hal-hal yang kalian anggap bodoh itu.
Dan ini bukan terjadi yang pertama kalinya kok.