๐ต๐น Luis Figo ikut angkat suara di tengah panasnya perdebatan soal Cristiano Ronaldo di timnas Portugal.
Legenda Portugal itu menegaskan rasa hormatnya kepada Ronaldo atas semua yang telah ia berikan untuk negaranya, tetapi ia mempertanyakan sisi kepemimpinan sang kapten. Figo menilai, di usia 40+ tahun, Ronaldo seharusnya lebih berperan sebagai pemersatu ruang ganti dan mengurangi sikap individual di lapangan.
Ia bahkan membandingkan situasi tersebut dengan Lionel Messi di Argentina, yang menurutnya dihormati bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena caranya memperlakukan rekan setim seperti keluarga.
Komentar Figo muncul setelah Joรฃo Neves menyebut Ronaldo hanyalah pemain biasa seperti rekan setim lainnya, sementara Bruno Fernandes menjadi sasaran kritik usai menyukai unggahan terkait pernyataan tersebut.
Usai laga kontra Kongo, gelombang komentar dari berbagai negara membanjiri akun pemain Portugal. Bruno Fernandes, Joรฃo Neves, Vitinha hingga Pedro Neto diserang karena dianggap tidak cukup sering memberikan bola kepada Ronaldo.
Perdebatan kini bukan lagi soal kualitas Ronaldo di lapangan, melainkan apakah ketergantungan dan tekanan dari publik justru berisiko memecah harmoni skuad Portugal di tengah Piala Dunia.
Gimana pendapat kalian gaes? Udah saatnya Ronaldo ditinggalkan?
#FeelEveryGoal @toshibatv_id
lelah gak sih lo udah setengah mampus bikin keajaiban bawa tim yang tahun 2019 stadion nya kayak reruntuhan fosil ke liga champions tapi yang dibahas tetep gimana nyelipin pemain indonesia