Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.
Kali ini gue akan ngegas, soalnya ini melanggar aturan dan penting. Gue akan yapping panjang, BACA BIAR LO TERSELAMATKAN DARI PERILAKU HR YANG PROBLEMATIK BEGINI.
Staff admin HR ini melakukan pelanggaran etik:
1. Tidak menjaga kerahasiaan alat tes.
2. Belajar alat tes dari website? Kemungkinan bukan mahasiswa Psikologi
3. Alat tes tsb. HANYA BOLEH DIADMINISTRASIKAN DAN DI INTERPRETASI OLEH PSIKOLOG
______________________________________
"Mang napa sih? Kan orang belajar. Sok banget."
Lo semua mau, hasil tes lo salah diinterpetasikan? Itu alat tes bisa dipake untuk keperluan klinis loh ๐คก
Misalnya, dia bukan Psikolog. Belajar otodidak, terus dia mengartikan hasil tes lu jadi:
"Wah ini orang kecerdasannya di bawah rata-rata. Wah ini orang punya masalah kepribadian".
Terus gara-gara itu lo berakhir gak keterima kerja, mau? Mending sih gak keterima kerja. Tapi kalo lu jadi dilabel punya masalah/gangguan kesehatan mental gmn?
Ibarat lo diperiksa kesehatan tapi bukan sama dokter tapi sama orang yang belajar otodidak. Terus lo dibilang "Wah ini mah jantungnya yang kena". Mau kayak begitu?
______________________________________
Ngomongin alat tes Psikologi:
1. Tiap alat tes Psikologi itu ada kategorinya: A,B, C.
Tergantung siapa yang mengadministrasikan dan tujuan penggunaannya.
Ada yang bisa digunakan oleh mahasiswa Psikologi secara umum untuk skrining.
Ada yang bisa digunakan dengan pelatihan dan pendampingan oleh Psikolog.
Terakhir, kategori C, HANYA BOLEH DIADMINISTRASIKAN DAN DIINTERPRETASI OLEH PSIKOLOG.
__________________________________
2. Dari kategori tersebut juga akhirnya ada regulasi tentang seberapa ketat penyimpanan alat tes.
Kalo untuk keperluan skrining, biasanya bisa dipublikasikan dan digunakan secara bebas. Misalnya, bisa diakses dari jurnal. TAPI BUKAN DARI SCRIBD YEEE.
Orang-orang yang ngeupload ke sana itu sama aja orang-orang yang melanggar etik.
Untuk yang kategori C, khusus Psikolog tentu amat sangat rahasia. Gak boleh disebarluaskan ya soalnya berpotensi disalahgunakan.
Terus ujung2nya membahayakan siapa?
Ya membahayakan kalian orang-orang umum yang "diperiksa" pake alat tes khusus Psikolog tapi dilakuin sama orang yang belajar otodidak kayak gini.
____________________________________
3. Jangan pernah percaya dengan orang yang jualan kelas buat belajar psikotes
Orang yang buka kelas gituan, jelas bukan Psikolog. Kalo mereka Psikolog, mereka udah pasti kena pelanggaran etik berat.
Mungkin dicabut izin praktiknya, dikeluarkan dari organisasi HIMPSI.
____________________________________
Buka kelas Psikotes itu memang ladang cuan. Cari uang bisa gampang, cari uang DENGAN KAIDAH YANG BENAR itu yang challenging.
Menurut gue sih, kalian2 yang ikut kelas2 gitu cuma dimanfaatin aja sama orang-orang tersebut. Kalian dapat gagalnya, mereka dapat uangnya.
Kenapa? Soalnya gue juga pernah meriksa untuk rekrutmen. Ketauan kok mana yang ikut kelas2/bimbel2an Psikotes.
Malah potensi kalian digugurkan lebih besar ketika ketauan kayak gitu.
โnama pemain jumlahnya ratusan kamu hafal, giliran aku cerita sesuatu kamu lupaโ
i pray that all of you sweet, thoughtful women never have to know and be with a man like this :/