Prabowo lagi gemes-gemesnya.
24 juni ngaku GAJI GURU tidak bisa naik karena uangnya tidak ada.
Tapi,
- 22 Juli dirikan Universitas Republik Indonesia
- 23 Juli beli pesawat tempur 30 Triliun
- 18 Juli kipas angin kopdes 1.2 triliun
- 17 Juli tiap kopdes akan 2 truk
- ngaku hemat anggaran 300 triliun
- ada uang sitaan dari kejaksaan triliiun
Ibarat di rumah harusnya beli susu buat anak tapi mlipir beli dimsum mentai, es matcha, gacoan, rokok HS, top up pubg, terus bilang gak ada uang buat merawat anak istri.
Tiap kali lagi "musim PHK" ada satu hal yg jarang dibahas..
Biasanya, perusahaan mengumumkan PHK pake alasannya:
- efisiensi
- restrukturisasi😌🙏
Tapi mari kita lihat lebih teknis siapa yang sebenarnya terdampak:
Kalo yg 'tetap aman' biasanya..
- Jajaran Direksi & C-Level dengan gaji ratusan juta per bulan.
- Fasilitas eksekutif (mobil jemput, rumah dinas, tunjangan kesehatan premium) yang hampir tidak tersentuh.
- Bonus manajemen dan incentive jangka panjang yang tetap berjalan.
Yg paling sering 'kena PHK' ..
- Karyawan level operasional dan menengah.
- Mereka yang gajinya paling kecil, tapi pekerjaannya paling krusial untuk operasional harian perusahaan.
- Cost structure yang dipangkas selalu dari below the line (karyawan produksi, admin, sales lapangan), bukan dari overhead eksekutif.
Fakta menyedihkannya.. Selalu “Efisiensi” itu dimulai dari bawah. Jarang sekali dari atas...😭😢
Aktor BREAKING BAD Giancarlo Esposito baru saja jadi mualaf. Dia pindah ke agama Islam setelah merasa nyaman berinteraksi dengan Muslim selama syuting di Arab Saudi.
Beneran jadi "Gus" Fring 😁
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
Halo, Netizen. Assalamualaikum. Btw, ini pertama kalinya aku bikin utas. Aku bukan siapa-siapa, tapi aku merasa perlu meluruskan ini. Semoga siapa pun yang baca, gak akan lagi nyampe menghujat si perempuan maupun alm. Aku cuma berempati kepada mereka. Mohon disimak ya🙏