@hngwr_ Kalo gue keluarga si istri
Gue jemput si istri & hajar ditempat si suami. Udh merendahkan segitu jahatnya.
Gak bisa disepelekan. Anggap skrg kata2 kasar, berikutnya bisa kekerasan fisik. Dan gak perlu nunggu smp kejadian, si istri harus segera diselamatkan.
@koaschaos@tanyarlfes Dari yg punya konten minta 10jt,
Wajar, soalnya bikin kontennya pake drone harga 32++ π«£
Belum lg iuran penggunaan drone,
Biaya masuk kawasan,
Ongkos menuju lokasi,
Biaya edit?
Dll
Ada sebagian yang sudah mengikuti sertifikat layak higienis,
Macem ad satu dapur disini yg gaboleh pake seragam dari rumah.
Tujuannya ya itu, menghindari ad kontaminasi selama perjalanan.
Pake seragam di dapur.
Pertama, kita bahas aturannya dulu ya biar engga dikira asal kritik, apalagi dikira mau βmenghinaβ.
Permenkes No. 1096 Tahun 2011: Di sini jelas banget, penyelenggara jasa boga itu WAJIB punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Pertanyaannya, dapur-dapur MBG ini udah diaudit belum? Punya sertifikatnya engga?
Kalau memang sudah punya, kok bisa pekerjanya engga paham kalau yang mereka lakukan itu salah dan melanggar aturan? Sertifikat itu bukan cuma pajangan kertas di dinding, tapi bukti kalau dapurnya sudah memenuhi standar keamanan pangan, termasuk perilaku pekerjanya, karena pasti udah melewati audit dan penyuluhan.
Pasal 17 (Aturan Pekerja): Pekerja itu harus sehat, pakai baju kerja yang bersih, dan DILARANG melakukan kebiasaan engga higienis, termasuk engga pakai baju lengkap. Jadi, aksi bertelanjang dada pas lagi nyuci itu pelanggaran ya, teman-teman. Kamu lagi kerja di dapur publik, bukan lagi jadi Larry si Lobster di Pantai Goo Lagoon.
Kepmenkes No. 942 Tahun 2003: Aturan ini saklek banget soal cara nyuci dan simpan makanan demi mencegah KERACUNAN MASSAL (no wonder it happened).
Pernah kehilangan dompet, mana baru gajian.
Ditemuin orang, dititipin ke warung pinggir jalan.
Waktu diambil dan mau ngasih uang 'terimakasih', si ibu yg punya warung bilang.
"Gak usah mas, ibu cuma berharap kalau ibu yg ngalamin kaya gini, ad yang bantuin juga."