Bangun all, mantan Direktur Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, korupsi Rp10,2 miliar selama 8 tahun!!!
Dana buat pakan dan perawatan satwa diembat. Sekitar Rp7,4 miliar masuk kantong pribadi.
Akibatnya? Satwa jadi menderita, kurus, kurang sehat, bahkan ada yang mati.
Duit dimakan sendiri, satwanya yang jadi korban. Kurang kejem gimane coba ini orang๐
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo๐ฒ๐จ Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!
Tauยฒ inget statatemen, "kl kelas bawah gak bayar pajak namanya PTKP, kl kelas atas di sebut tax planning. Tp kl kelas menengah di sebut mengemplang pajak".
Gw lupa sapa yg ngomong gini. ๐
Presiden Trump melindungi PM Netanyahu biar ga ditangkep sama Walikota Zohran
Presiden Trump bener2 lupa udah +73.000 orang Palestin yang dibunuh oleh PM Netanyahu
laporan KBS Korea soal program MBG bikin geleng-geleng kepala ๐ฎ
83 juta orang dapat makan siang gratis, anggarannya gila: 320 triliun rupiah (18% APBN)!
tapi Prof Yonsei University bilang: โDijalankan tergesa-gesa, tanpa persiapan, pengadaan & rantai pasok berantakan.โ
makanan dipesan dari pihak ketiga, diantarkan, banyak yang rusak & keracunan.
ditambah lagi keterlibatan militer & dugaan korupsi yang sudah bikin pejabat BGN ditangkap.
wah, ini beneran prioritas rakyat apa proyek ambisius yang buru-buru?
"saya diserang krn memberi makanan bergizi krn dianggap pemborosan"
"tapi ribuan trilliun duit hilang dari Indonesia tidak ada yg protes, tidak ada investigasi"
negok kiri nengok kanan nunduk awokawok
GALAK SAMA RAKYAT,
JINAK SAMA KORUPTOR
Tadi pas jalan pagi lewat seputaran Kali Code. Trus liat ada spanduk panjang dan gede ini.
Mungkin keresahan ini mewakili kita semua para WNI.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.