@phialandflowers Pasti. *kembali memeluk pinggangmu. kali ini lebih erat*
Kalaupun kamu hamil, aku tetap akan menggendongmu. *mengusap pelan pinggangmu dengan ibu jari*
@phialandflowers Hmm… *melingkarkan jemarinya pada pinggulmu, seperti mengukurnya. remasan pelan juga diberi.*
Still pretty much the same to me. But if you feel uncomfortable, we can always do something about it. *kecup rambutmu lama*
@phialandflowers A little bit of chubby cheeks won't make you heavy. *gigit pelan tanganmu yang mencubit pipi, lalu mengecupnya*
Nggak akan capek kalau tentang kamu.
@phialandflowers *senang kalau kamu sudah minta diusap. ia menurut saja.*
Berat apanya? Kamu seringan bulu. *sebenarnya kaki sudah mulai kesemutan, tapi tidak mau bilang*
@phialandflowers Aku tidak tahan berjauhan denganmu. Apa harusnya tidak ketahuan? *tanpa rasa bersalah, justru mebenamkan wajah di lehermu. tidak menciumnya, hanya menempelkan bibir di sana.*
@phialandflowers Lagi kecintaan sama kamu. *lengan melingkar lembut di pinggangmu, membiarkanmu menepuk pipinya sesuka hati*
Sebenarnya itu tiap hari, sih. *menoleh sedikit untuk mengecup pergelangan tanganmu*
@phialandflowers Genggamanmu dibalasnya tanpa ragu.
"Kalau pantai? Kita belum pernah ke pantai." Maksudnya, kamu pasti akan terlihat cantik di foto dengan latar belakang pantai.
@phialandflowers Tidak tahan juga untuk tidak mengecup pipimu yang merah. Satu kecupan lain juga diberi pada keningmu.
"Terima kasihnya dengan kencan saja, bagaimana?"
where Zandik rarely wishes to see.
Today, he decides to check that very same corner.
Other than the plain white t-shirt he previously took, a specific shirt caught his attention. It's a light brown shirt in a size too large for his slim body. Zandik can't recall why ...
@phialandflowers staring at the latter for a while in silence. His voice is just loud enough for Lisa to hear him. "I wouldn't forgive myself if I did nothing."
He steps closer to Lisa, only to give her a brief pat on the head. "Eat up. I'll prepare some clothes for you, alright?"
@phialandflowers There's a low hum that was given to her. He's also unsure on how to handle the current situation. It's foreign to him. Zandik always liked the girl's presence around him, but for the reason to be so devastating....
"It's worth it. The hassle," Zandik mutters after ...