Di kehidupan yang sekali ini, aku ga punya ayah yang provide baik mentally or financial.
Di kehidupan yang sekali ini, aku ga punya kakak yang provide baik mentally or financial.
Di kehidupan yang sekali ini, aku ga punya ayah yang dampingi aku saat menuju ke pemberkatan pernikahan.
Di kehidupan yang sekali ini, aku harus nahan untuk beli jajan ataupun makanan sambil liat temen² yang lain beli sepuasnya tanpa mikirin apa yang aku pikirin.