pada nyangka ga si? kalimat “rakyat di desa ga butuh dollar” bakal keluar dari mulut seorang presiden..
padahal itu kalimat yang biasa dikeluarin oleh mulut buzzer yg ga berpendidikan. jujur aja my expectation was low but what the helly??
kedelai 90% aja import, dan dia bisa bisanya ngomong “orang desa ga pake dollar”
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇
- Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.
- Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas.
- Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi.
- Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter.
- Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri.
- Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
what if
kuliah gratis, buku-buku gratis, transum merata ke seluruh daerah, tenaga pendidik digaji layak, lulus kuliah ga pusing cari kerja, perpusda buka 24 jam, trotoar layak pakai, UMR naik, ga ada parkir dan pungli.
(omg mimpi basah ak as a wni hiks)
@tanyakanrl Dari aku yang baru nikah, hadiah-hadiah paling berguna:
- hairdryer
- blender
- lemari
Atau lebih aman, tanya aja nder apa yang dia butuh..
Kalau sprei memang berguna, tapi banyak banget yang ngado sprei jafi kurang berkesan.
💚
halo semua, mohon bantuannya untuk sebar ini yaa.. temen aku ayahnya diancam penjara 8 tahun dan dituduh merugikan negara 54,5 M padahal ayahnya sudah MENANG DI PENGADILAN 4X!! TANAHNYA MILIK AYAHNYA TETAPI DIA DAN SATU KELUARGA DIANCAM, DISADAP, DAN DIGELEDAH!!
Bocor Alus: Rumah Dinas BAIS di Melawai Raya ternyata jadi POSKO SATGAS S buat nyusun rencana nyerang Andrie Yunus.
Kemenhan konfirmasi: Itu Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola BAIS TNI. Pajak kita dipakai buat koordinasi nyiram air keras ke rakyat? Biadab.
Gak cuma 4 orang, tapi 13 ORANG terlibat. Ada tim intai, tim kondisikan jalan, sampe eksekutor. Pake aset Kemenhan, pake plat nomor bodong. Ini bukan oknum, ini OPERASI TERSTRUKTUR.
Sumber lengkap silahkan lihat :
https://t.co/BYep410a73
Pengen nulis tentang duka yang kami alami. Tujuannya agar orang tua lain juga aware atas potensi kejadian ini.
If you are pregnant right now or plan to, please read this. Agar hal ini bisa jadi perhatian kalian dan tenaga medis yang menangani persalinan nanti.
Anak kami, yang masih di dalam kandungan, sudah berusia 38 minggu, tiba-tiba mengalami kondisi emergency yang disebut "TP menumbung" atau "Umbilical Cord Prolapse".
3 hari sebelumnya, kami baru saja cek ke dokter kandungan, hasil USG semua normal.
Hari H jam 1 dini hari, ketuban pecah dan kami segera ke RS.
Kami diberi pilihan observasi dulu atau langsung induksi. Saat itu kami sepakat memilih observasi dulu di kamar rawat inap, berharap anak bisa lahir normal tanpa induksi.
Hingga sekitar 6 jam sejak ketuban pecah, dokter datang dan memeriksa. Jantung bayi ada dan normal. Saat itu disarankan untuk induksi saja. Kami setuju.
Induksi dilakukan jam 8 pagi.
Perawat datang lagi sekitar jam 10an pagi untuk memeriksa bukaan. Di sana lah baru ketahui ternyata tali pusar berada di luar rahim. Sudah keluar mendahului bayi.
Khawatir tali pusar terjepit dan bayi kekurangan oksigen, dokter langsung melakukan tindakan operasi.
Tapi takdir gak memihak pada kami. Anak kami yang seharusnya terlahir sehat, malah tidak bisa diselamatkan.
Kejadian begitu cepat. Kami bahkan sulit mencerna apa yang terjadi saat itu.
Bagaimana tanpa aba-aba, ga ada yang mengingatkan potensi masalah ini, bahkan kami juga ga pernah denger istilah "tp menumbung", bisa memisahkan kami dari bayi kami yang sehat dan sudah siap untuk dilahirkan, selamanya.
Rasanya seperti lagi mimpi dan kami berharap bangun dari nightmare ini.
Kami seperti gak diberi waktu untuk mencerna apapun.
Bahkan untuk memahami perasaan yang muncul saja, kami kebingungan.
Setelah kejadian, baru lah kami banyak membaca dan lebih memahami emergency yang kami alami. Sungguh sudah sangat terlambat. Tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengembalikan bayi kecil kami.
Kalo kalian membaca ini, saran saya, find out more about this life-threatening complication.
Cari tau cara mengurangi resiko ini terjadi.
Emang sih semua balik lagi ke takdir, balik lagi ke karma, tapi setidaknya, kalo kita aware, kita bisa berusaha.