The level of acidity that some people have is so disgusting. Shirahama LITERALLY prohibits the use of AI anywhere near her works, not to mention that wha itself is a story about human creativity and art. DO NOT PUT ANYTHING RELATED TO HER WORKS INTO AI.
So, lemme get this straight. These mangas/animes are considered "woke trash" by right-wings cause they have inclucivity, complex plot, in-depth world building, great characters, are created by women, and isn't your generic male protagonist fighting harem incel slop?
Right...
Di kerjaan freelance yang gua kerjain, bukan client yang biasa gua dapat, gua pernah suatu ketika “diadu” sama AI untuk liat
1. seberapa cepat
2. seberapa bagus
3. yang paling penting, does it solve the problem? (kerjaan gua concept art)
hasilnya
1. Ai memang lebih cepat memuntahkan hasil polished, tapi untuk ngutak ngatik hasil tersebut supaya sesuai brief tetap makan waktu dan merepotkan. Ending nya ternyata gua masi lebih cepat.
Kerjaan gua emang gak langsung polished, tapi langsung targeted sesuai brief. dan gua udah lakuin ini 10+ tahun, i’m generally fast.
2. Bagus Jelek itu subjektif, tapi AI cenderung polishing semua bagian sampe noisy, gak ada good sense of flow, composition and shapes, atau risky decisions yang work out in the end.
plus, ide nya selalu “aman”. Sampe hari ini kalo lu promot GenAI bikinin armor SCIFI pasti mirip ironman.
3. It does solve the problem but not without extensive human involvement, jadi gak bisa dibilang AI nya solving.
Makanya gua selalu bilang, orang yang bilang AI bisa melakukan pekerjaan visual dengan lebih bagus dan cepat itu either
1. Ga ngerti ngerti amat
2. Ga jago jago amat di profesi nya
3. Main di entry level which is secara objektif memang paling kena disrupt
once your job requires deliberate thought, AI ceases to be a replacement and becomes a tool like any other tool, the difference is it comes with more ethical considerations you have to make.
TVアニメ『とんがり帽子のアトリエ』
OP主題歌
新曲『風のアンセム』
Eve × suis from ヨルシカ
5年ぶりにsuisさんにも参加してもらって、声を重ねて紡いでいきました。
原作が本当に大好きなので、4月の放送も今から待ち遠しいです。よろしくお願いします🪄
https://t.co/6PViasB6Eb
#とんがり帽子のアトリエ
"yaampun kapan punya anak?"
"sekarang tante"
seketika kami bersenggama di hadapan keluarga besar—di atas karpet dan sempat kesenggol toples sagu keju yang ga laku
Reminder: The artist behind Frieren, Abe Tsukasa, has explicitly asked people not to use their artwork for AI training, even for personal use. Ignoring artists’ clear wishes isn’t “innovation,” it’s disrespect.
budaya makan2 di tempat orang meninggal, dan keluarga yg ditinggal yg harus menyiapkan, membayar semua, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. lagi kena musibah harus keluar uang lagi
jadi ingat dulu ayah saya meninggal, di saat semua sedang kalut, menangis, berusaha berlapang dada, di saat yg sama harus menyiapkan sekian juta untuk tenda, orang melayat, makanan, dll.
seharusnya orang yg bertamu yg membawa makanan, memberikan uang, dan menghibur keluarga yg ditinggalkan.
just my opinion.