'Everything has a reason'
Ada banyak sekali pertanyaan, tentu ada penjelasan utk alasannya. Namun terkadang alasan itu tidak perlu diungkapkan ke semua orang. Cukup kita saja yang tahu alasan dibalik semua keputusan. Kita tidak berutang penjelasan apapun kepada siapapun.
Belio baru 36 tahun
Rajin olahraga, terkenal sehat banget, ga ngerokok, makannya bersih terus, hampir ga keliatan mam junk food
Alkohol? Gk pernah.
Tiap weekend hampir badminton terus. Sore malem ngegym.
Tp tbtb belio pingsan & meninggal. Kok bisa gini ya? Pernah lihat kasus semacam/sejenis ini nggak?
Padahal malah seringnya krn udh tau, seringnya dilupakan dan tidak diamalkan. Salah satu hikmahnya: Ada yg ingatkan terus ga cape-cape biar ada terus yg diamalkan. Ahh, memang manusia. Penuh sekali ujian ini dan semua memang harus dijalani.
Pentingnya mempertahankan lingkungan dan teman yang sefrukuensi, apalagi yg shalihah:
Kalau lagi futur selalu diingatin dan ditampar dengan kenyataan-kenyataan itu. Terus disuruh datang atau nonton kajian lagi. Biar ga makin oleng kapal kehidupan ini.
Soalnya kalau futurnya keterusan, kacau sekali hiks. Mulai lagi dari "nol"-nya pasti berat huhu. Alhamdulillahnya pasti–selalu setelahnya merasa tercerahkan dan semua bermakna lagi.
Kadang merasa sudah tau, jadi terlalu menggampangkan.
cont—
Psikologi bilang, ada orang yang nggak terlalu suka bersosialisasi bukan karena sombong atau benci orang.
Mereka cuma terlalu peka. Cepat menangkap energi, membaca ketulusan, dan sadar saat sesuatu terasa nggak tulus.
Makanya, basa-basi sering terasa melelahkan.
Mereka lebih memilih hubungan yang sedikit, tapi jujur, tenang, dan tanpa topeng.
Itu bukan antisosial.
Itu cara mereka menjaga energi dan kesehatan emosional
Kata Allah: Semua hal yang dilakukan untuk Allah, pun jika memang harus melepaskan hal-hal yang kita sukai dan menjadi kebiasaan, nanti akan diganti dengan yg lebih baik, insyaaAllah.
Seperti kalimat yg sering didengar dan diucapkan hari-hari ini: Semoga Allah mudahkan.🤗💫
Kayanya emang udah ngga sejalan aja sih, katanya semua harus sama-sama tumbuh, sama-sama berproses ke arah yang lebih baik. Kalau yang satunya berproses, yang satunya jalan di tempat atau malah beda arah, ya berarti emang harus dilepas karena sudah beda tujuan.
Sudah sering menghadapi kasus anak dengan gangguan belajar yang saya duga penyebabnya anak2 tersebut terlalu sering melihat short video. Begitu dinolkan paparan gawai+terapi, performa akademis langsung kembali memuaskan. 👏🏻
Abi-Ummi protes,
"Kok makin belang sih?" —blaster kali ah😭
"Kok km kulitnya makin gelap sih? Kerjaannya sih ke Pantai, Hutan, berjemur terus siang hari. Coba itung bulan ini berapa kali?" —jujur, saya aja g inget, Pak🥲
🤡: lah, kan ini tanning ala bule. I love matahari🌞😙🤸♀️
Pas lagi jalan santai sore tadi.
"Pak, mau nasi goreng nggak?" tanyaku ke bapak pemulung yang lagi duduk di pinggir jalan sambil ngeliatin penjual makanan.
"Mau, Bu," jawabnya malu-malu.
"Oke, bentar ya Bu pesenin."
Pas mau nyebrang ke tukang nasi goreng, tiba-tiba bapak pemulungnya lari nyamperin aku.
"Bu, boleh beli kue putu aja?" tanyanya pelan sambil nunjuk tukang putu yang dari tadi cuma bengong nunggu pembeli.
"Oh boleh. Bapak lagi pengen kue putu ya?" candaku.
"Nggak, kasihan yang jual dari tadi belum ada yang beli, Bu."
Aku langsung diem... 🥺
Akhirnya tetap beli nasi goreng, sekalian beli beberapa bungkus kue putu buat bapaknya.
"Bu, ini kebanyakan. Boleh nggak dua bungkus buat temen saya yang di bawah terowongan jembatan tol sana?" katanya sambil nunjuk ke arah sana.
Aku iyain.
Dan bener aja, di terowongan itu ada pemulung lain yang badannya kurus banget, lagi tidur meringkuk di atas kardus. 🥺
Ironis ya, di negeri ini masih banyak pejabat yang tanpa malu nguras uang negara buat kepentingan pribadi. Sementara di sisi lain, ada orang yang hidup serba kekurangan tapi masih mikirin orang lain sebelum dirinya sendiri. 🥺
Malam ini aku ngelihat rasa peduli yang bener-bener tulus.
Seorang bapak pemulung yang peduli sama tukang putu karena dagangannya sepi. Tukang putu yang ngasih bonus beberapa potong kue sebagai ucapan terima kasih. Dan pemulung di terowongan yang meluk kue putu itu penuh rasa syukur karena masih ada temannya yang peduli sama dia. 🥺❤️
Yuk, saling baik sama sesama.
"No act of kindness, no matter how small, is ever wasted." — Aesop.
Pernah punya atasan tukang forward message. Kerjaannya LITERALLY cuma forward pesan dari grup dinas ke grup kantor. Diajak diskusi nggak nyambung, kasih instruksi nggak jelas. Pesan dia cuma "kerjakan ya". 😭
Suatu hari, ada perintah A dari dinas. Kami sbg bawahan udah kasih masukan bahwa perintah A itu nggak bisa dilakukan karena alasan abcde. Tapi dia nggak mau tahu, nggak kasih alternatif, nggak bisa diajak mikir, pokoknya pesan dari dinas diforward di grup kantor. Terpaksa harus bawahan yang approach langsung ke kepala dinas, karena kalo nunggu atasan ini, masalah justru makin ruwet.
Untungnya sekarang atasan kami udah ganti 😭🙏
BOOKMARK! 🫵🏻
Masih banyak yg telat ke UGD gara2 ngiranya GERD kambuh, ternyata serangan jantung :(
Padahal, nyeri dada yg baru harus dianggap serangan jantung sampai terbukti bukan! Tp gmn cara ngebedainnya?
Begini, tolong simak sampe abis ya krn penting banget!
1. Kalo dada kamu terasa kek diremes, diteken2, kerasa penuh, atau kek ada yg berdiri di atas dadamu (seringnya nyerinya susah ditunjuk tepat pada satu titik), curigai serangan jantung!
2. Klo nyerinya panas membakar, dari ulu hati naik ke dada, sering muncul setelah makan, pas rebahan, atau habis makan banyak, curigai heartburn krn GERD.
Utk pemula, ga harus ke gym kok. Aplg modal utk ke gym kan ga semua orang bisa afford yah
Saranku mulai dulu olahraga pake bodyweight aja di rumah kak.
Atau akan lebih bagus lg klo beli dumbell sepasang 3 kg dulu dan main pake dumbell di rumah
Itu udah cukup buat angkat beban di tahap awal kak
Teman-teman, saya ingin menjelaskan menstruasi kepada para laki-laki.
Sebagian laki-laki mengira menstruasi hanyalah beberapa hari rasa tidak nyaman, sedikit perubahan mood, lalu selesai.
Padahal, jarang sekali yang benar-benar menghitungnya.
Seorang perempuan berada dalam masa subur itu kurang lebih selama 40 tahun.
Menstruasi datang sekitar setiap 28 hari.
Artinya, dalam hidupnya, seorang perempuan mengalami sekitar 521 kali menstruasi.
Setiap menstruasi berlangsung kurang lebih 5 hari.
Jika dijumlahkan, itu sekitar 2.607 hari.
Hampir 7 tahun hidupnya dilalui dalam keadaan berdarah.
Dan bukan kiasan, dia benar-benar berdarah.
Rata-rata darah yang dikeluarkan sekitar 80 mililiter.
Jika dijumlahkan sepanjang hidup, jumlah darah terbuang mencapai sekitar 42 liter.
Rata-rata tubuh kita berisi sekitar 5 liter darah.
Empat puluh dua dibagi lima.
Artinya, sepanjang hidupnya, seorang perempuan mengeluarkan darah setara lebih dari 8x seluruh darah dalam tubuhnya sendiri,
Delapan volume darah tubuh keluar dari satu perempuan.
Dan ada bagian yang lebih jarang dibicarakan.
Ia memulai semua ini sejak usia 11 tahun.
Sebelas tahun.
Usia ketika sebagian besar dari kita masih belajar memahami tubuh sendiri.
Ia menyembunyikan pembalut di balik lengan saat berjalan ke toilet.
Berdoa agar darahnya tidak tembus ke rok.
Mencari alasan kepada guru olahraga.
Berbisik kepada teman-temannya.
Malu luar biasa jika ada anak laki-laki yang tahu trus menertawakan.
Lalu kebiasaan itu terbawa bertahun-tahun.
Menyembunyikan.
Menutupi.
Berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Di sekolah.
Di tempat kerja.
Saat bepergian.
Di ruang rapat.
Di tengah kesibukan.
Di setiap ruangan yang ia masuki.
Ia bisa sedang nyeri, lelah, tidak nyaman, bahkan cemas darahnya tembus. Namun tetap tersenyum.
Tetap bekerja.
Tetap terlihat baik-baik saja.
Tujuh tahun perdarahan.
Empat puluh tahun belajar menyembunyikannya.
Lalu sebagian laki-laki masih menyebutnya, “Ah, cuma moody sebulan sekali.”
Bahkan bikin kepanjangan baru dari PMS, "Prepare to Meet Satan."
Teman-teman,
tugas kita bukan memperbaiki semuanya.
memang tidak akan bisa.
Tugas kita adalah menjadi lebih dewasa dalam memahaminya.
Belikan pembalut tanpa merasa aneh.
Tanyakan apa yang ia butuhkan tanpa menghakimi.
Jangan memasang wajah jijik.
Jangan menjadikan menstruasi sebagai bahan candaan murahan.
Jangan bertanya, “Lagi datang bulan ya?” dengan nada yang ngenyek merendahkan.
Jangan membuat perempuan merasa tubuhnya adalah sesuatu yang harus disembunyikan.
Ia sudah belajar menyembunyikannya sejak usia belasan tahun.
Maka jadilah orang yang membuatnya merasa aman.
Yang membuatnya merasa nyaman
Yang membuatnya tidak perlu lagi bersembunyi.
Kata gue sih stop yaa MBG-MBG ituuu.
Menu hari ini buat Posyandu, khususnya balita (bawah LIMA TAHUN, bukan LIMA PULUH TAHUN). LU PIKIR SENDIRI AJA DAH, BALITA DIKASIH TAHUU BALADO YG GUE AJA MAKANNYA KEPEDESAN, tambah kemangi. Ah ilahh tobat kek pada😭