"Kenapa Raditya Dika nggak mau punya teman dekat?"
Jawabannya:
"Karena manusia bisa berubah dengan cara mereka masing-masing, yang kita nggak nyangka."
Setuju 🤝
Aku juga beberapa kali ngalamin temen yang dulu deket banget, sekarang malah jadi asing dengan versi mereka yang baru.
Makanya sekarang lebih hati-hati, circle kecil aja tapi yang bikin tenang.
Bukan soal nggak percaya orang, tapi lebih ke jaga diri biar tetap waras aja.
Dapet tips dari temen yg kerja di salon, kalo rambut ngembang, rusak dan kasar jangan buru-buru di smoothing!!! ☺️👌🏻
Kuncinya ada di deep moist 2x seminggu!! Pake masker rahasia yg bikin rambut wangi berminggu-minggu dan nempel dibantal ✨🫣
MAAF TAPI TIDAK TAHAN UNTUK TIDAK SHARE INI PADAHAL BARU 2X PEMAKAIAN🫵🏻😭🫶🏻
AKU SPILL BUKTI TANGGAL BEFORE-AFTERNYA YAA
FINALLY GLASS SKIN YANG AKU MAU TANPA SUNTIK SUNTIK‼️
PEREMPUAN PLEASEEEE
Pilihlah laki-laki yang percaya pada romance dan punya provider mindset.
Yang membukakan pintu untukmu, membelikanmu bunga, menuliskan surat cinta, melakukan pendekatan dengan serius (courting), memperlakukanmu dengan lembut, merencanakan kejutan kecil untukmu, dan menjaga hatimu dengan cara terbaik yang dia bisa.
Kamu pantas mendapatkan semua itu. 🤍
kalau karir lagi bagus bagusnya, jangan sampe star syndrome. karna beneran, rejeki cuman titipan. someone will respect u not bcs of ur achievements, tapi lbh ke how u treat them.
Bayangin:
Lo difitnah, dipojokkin, diframming, diusik terus, dan suatu saat lo capek dan muak. Terus lo teriak “Anjing lo”. Terus yg bully kamu bilang “Ya ampun lo jahat banget bilang gw anjing”.
Terus orang lewat yg ga tahu apa2 bilang, “Ih kok kasar! Ga boleh ngomong kasar di depan umum! Semarah apapun harus jaga mulut.” Lalu mereka ikut membencimu, ikut bully kamu bahkan lebih jahat bullynya.
Menurutmu, yang jahat yg bully kamu, orang yg lewat dan ikutan bully, atau kamu yang ngomong kasar?