lu bayangin, pakar dan para ahli kuliah sampe S3, memahami seluk beluknya, tapi dikatain bego sama jenderal yang dipecat. kapsitas lu bahkan engga ada seujung kukunya para pakar buat berlaga kaya gini. sakit lu.
KOK BISAAA YANG DUDUK DISINI PADA SENYUM SENYUM? PADA TEPUK TANGAN? PADA TERIAK PRABOWO PRABOWO????
gilaa itu presiden lu sendiri lagi ngerendahin para pakar yg bersuara, para profesor ahli gizi, pakar pendidikan, pakar otonomi daerah, pakar hukum pidana, para akademisi, guru guru, dosen dll yg pernah menyuarakan terkait MBG
itu presiden lu sendiri lagi dan lagi ngatain rakyatnya GOBLOK, itu presiden yang sama dengan orang yg ngebuat anggaran lu DIPANGKAS btw, orang yg sama yg ngebuat kantor lu semua pada ngelakuin efisiensi
yang duduk disini, para jajaran elit PAN, ketum dan elit parpol koalisi indonesia maju, public figure dll, kalo lu semua pinter, kok bisa ga kesinggung dengan omongan ngelantur begini? we’re si doomed
Hari ini kompak sepi pemberitaan di semua Medsos & Media mengenai keracunan MBG, padahal hari ini (Jumat, 18 September 2026) dilaporkan terjadi kasus keracunan massal berskala besar yang menimpa 413 siswa dan guru di SMKN 2 Yogyakarta. Saya menolak luput untuk mempublikasikan
Tolong hukum seberat beratnya adili pelaku yang membakar hutan, menebangi hutan ilegal, jangan hilangkan rumah bagi mereka mahluk hidup yang hanya punya tempat tinggal satu satunya, cukup kami rakyat saja yang sengsara, jangan hewan yang tidak bersalah ikut sengsara
@adyaksaaaa Iya bgt lgi. iseng ngefollow 2 mhs itebek d tt, ehh ga sengaja lewat konten kata2 murah ala buzzer, di repost ama mereka. Pas cek isi repostannya, beuhhh, d situ lgsung sadar ternyata sebagus apapun kampus ga menjamin orang itu berkualiti😫😹🤸
Jayapura 15/9/2026
Puluhan siswa SMA ditangkap secara paksa oleh Kepolisian Resor Jayapura.
Peristiwa penangkapan itu terjadi Pada Selasa (15/9/2026), siswa SMA menggelar aksi protes terkait program makanan bergizi gratis di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura.
Menangapi aksi tersebut, kepolisian melakukan tindakan represif berupa pemukulan dan penangkapan terhadap siswa di beberapa titik, yakni Pos 7 Sentani, Perumnas III Waena, Taruna Bakti Waena, dan Kotaraja.
Puluhan siswa yang ditangkap kemudian dibawa ke Polresta Jayapura Kota dan Polres Sentani. Dalam proses pembubaran massa tersebut, sebanyak 26 siswa dilaporkan mengalami luka-luka akibat tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian.
AJG TP INI BENERAN SEREM, esp ttg penyusunan data geospasial. kalo pemerintah bisa mantau koordinat tempat tinggal, tempat kumpul, bahkan profil pergerakan warga sipil, berarti kita ga punya ruang yg beneran aman karna pergerakan kita selalu dipantau cm karna dianggep mengancam
APA YANG KALIAN LIHAT DI MEDSOS TENTANG KARHUTLA KALIMANTAN, MUNGKIN BELUM MENGGAMBARKAN KONDISI SEBENARNYA.
Di lapangan, kondisinya jauh lebih buruk dari apa yang terlihat di media sosial.
Bahkan beredar informasi bahwa hampir 80% kawasan konservasi habitat orangutan di Kalimantan Barat terdampak kebakaran.
Angka ini tentu masih perlu dikonfirmasi secara resmi.
Tapi ada satu hal yang nyata
SATWA LIAR JUGA MENJADI KORBAN.
Dalam sebuah evakuasi, tim menyelamatkan induk orangutan beserta anaknya dari atas pohon di kawasan yang terdampak karhutla.
Induknya terlihat lemah.
Sesak napas.
Di sekelilingnya, hutan yang seharusnya menjadi rumah mereka telah berubah menjadi kawasan penuh asap dan sisa kebakaran.
Bayangkan...
Mereka tidak punya kendaraan untuk mengungsi.
Tidak punya rumah lain untuk dituju.
Tidak bisa memilih pindah ke tempat yang lebih aman.
Mereka hanya bisa bertahan di habitatnya sendiri yang sedang terbakar.
Tim BKSDA dan pihak terkait terus bekerja untuk menyelamatkan satwa yang masih tersisa.
Mereka bekerja ketika sebagian dari kita mungkin hanya melihat asap dari layar ponsel.
Ini bukan sekadar soal hutan terbakar.
Ini tentang rumah yang hilang.
Tentang satwa yang kehilangan habitat.
Tentang induk yang berusaha bertahan sambil melindungi anaknya.
Dan tentang manusia yang juga harus menghadapi dampak karhutla.
Semoga mimpi buruk ini segera berakhir.
Semoga api segera padam.
Semoga hujan segera turun.
Dan semoga masih banyak satwa yang berhasil diselamatkan.
🙏DOAKAN MEREKA.
WARGA YANG TERDAMPAK.
DAN SATWA-SATWA YANG TIDAK PERNAH MEMILIH UNTUK BERADA DI TENGAH BENCANA INI.
Mereka hanya ingin satu hal
PULANG KE HUTAN YANG AMAN.