Ini sebabnya aku belajar untuk secure sama diri sendiri. Biar ketika liat temen-temenku pada main ke luar negeri, punya gadget mahal, bisa beli ini itu dengan mudah, aku ikut bahagia. Karena aku juga bahagia! (meskipun bentuk bahagianya karena abis makan tahu walik LOL)
gw selalu berterimakasih kepada siapapun yang selalu muji gw. terimakasih selalu kasih apresiasi disegala aspek baik gambar, hidup gw, how i looks, bahkan hal kecil yg ga nyangka ternyata itu hal yg bisa di apresiasikan. maaf kalo gw repliesnya kadang terlihat kaya kurang exited
Gaurav Srivastava "menyusup" ke keluarga Prabowo Subianto dan elite di Indonesia untuk mendapatkan kontrak pertahanan.
Pura-pura menjadi agen Central Intelligence Agency (CIA).
#TempoPlus
Kamu tau gk?
Di Singapura, AQUA (600 ml) harganya 15 ribu 💀
terlihat lebih mahal tapi kalau kita lihat lebih detail:
🇸🇬 Singapura
- Gaji rata" = 70 juta
- Harga AQUA = 15 ribu
Maka, dengan gaji di Singapura bisa beli 4.785 botol
🇮🇩 Indonesia
- Gaji rata" = 3,3 juta
- Harga AQUA = 4 ribu
Maka, dengan gaji di Indonesia CUMAN bisa membeli 825 botol
Banyak yang bilang,
"Gaji di Singapura memang tinggi, tapi biaya hidupnya juga tinggi."
Padahal, di Indonesia malah lebih lucu
Biaya hidupnya tetap terasa mahal, tapi pendapatan masyarakatnya jauh lebih rendah
I’m so tired of mindset that everything u post has to be "good for ur career." Dan kyknya banyaknya di indo aja, none of my foreign friends think like this. Their social media is just their life, while their career speaks for itself elsewhere… sosmed ya sosmed bkn CV-