Girls, menikahlah dengan laki-laki yang :
- Yang "ingin mengurusmu", bukan yang "ingin diurus olehmu".
- Yang ketika kamu capek, refleksnya membantu, bukan malah bertanya "terus aku makan apa?"
- Yang bisa mengurus dirinya sendiri, bukan mencari istri untuk menggantikan peran ibunya.
- Yang melihat rumah sebagai tanggung jawab bersama, bukan otomatis wilayah kerja istri.
- Yang ketika kamu sakit, sibuk mencari cara merawatmu, bukan sibuk mencari siapa yang akan mengurus kebutuhannya.
- Yang bisa mengambil keputusan, bukan semua hal harus kamu pikirkan, ingatkan, dan atur.
- Yang tidak gengsi membantu pekerjaan rumah karena tahu menikah bukan berarti punya asisten pribadi.
- Yang ingin membuat hidupmu lebih ringan, bukan menambah satu lagi manusia yang harus kamu urus.
- Yang ketika punya masalah berpikir "gimana kita selesaikan?", bukan "kamu bisa ngapain?"
- Yang tetap bisa mandiri ketika kamu sedang tidak baik-baik saja.
- Yang paham bahwa menjadi suami bukan cuma soal mencari nafkah, tapi juga hadir, melindungi, membantu, dan bertanggung jawab.
- Karena pada akhirnya, pernikahan itu seharusnya partnership, bukan perpindahan tanggung jawab dari ibu ke istri.