‼️HELP RT‼️ buat share awareness, kalo PK alias pelaku pelecehan seksual kyk gini ada di sekitar kita and keep on living without showing any remorse.
Anggada Arya Palastra, alumni FT UI ‘17 & lagi S2 di Trisakti @univ_trisakti
Teman-teman, jangan didengar ya misinformasi ini. LBH APIK membuka akses layanan bantuan hukum untuk SEMUA perempuan dan kelompok rentan pencari keadilan yang terdampak oleh ketimpangan relasi kuasa, dan ketidakadilan struktural. Sehingga, tidak hanya terbatas di status ekonomi.
may all sexual assault victims who have spoken up, who haven’t spoken up, and who choose to not speak up, wake up to the good news that their perpetrators have died and live long good healthy lives.
lu pada nyadar ga sih, pelaku KS yang udah gede namanya kayak dia ini selalu dodge tuduhan tuh akarnya dari mana? dari sistem hukum kita yang kayak tai. UU ITE kayak karet ngendor abis, jadi korban mau state secara gamblang nama pelakunya siapa pun susah
"SA victims risk themselves for speaking up"
yeah, 💯 so real. gue dilaporin balik atas UU ITE sama pelaku pelecehan gw just for trying to prevent another person becoming other victims.
SA victims risk themselves speaking up only for men to belittle their struggle with “kenapa ga dibongkar dari awal” “jangan langsung percaya” “mana bukti konkritnya” not all men are rapists, but every one of you protect & justify a system that has been raping women. yikes
Awkwkwk persis kek pelaku yang ngelecehin gw, kalo tuduhan gw ga berdasar, kenapa lu ngakunya dipecat dari kerjaan? emg bener2 pelaku SA tuh ngelesnya template
@Cicanurp Cara mendukung survivor KS tidak bisa diseragamkan. Kita tidak berhak mengatakan korban “tak boleh dendam” atau “tak perlu menuntut pelaku bertanggung jawab”. Menuntut keadilan & speak up adalah hak korban, karena KS merenggut hak & martabat, sebagaimana pelanggaran HAM lainnya.
idgaf but in my opinion korban SA doesn't owe the internet an explanation on the chronology of the said event. like i wish u people know how draining it is to re-tell the traumatic experience step-by-step to a bunch of unknown people on the internet. kalian bkn konselor penyintas
Good men ketika mereka tidak melecehkan, memperkosa perempuan dan tidak abusive pada pasangannya. -> "jangan generalisasi, aku ga gitu soalnya!"
Tapi diam saja melihat their fellow men melecehkan & abusive pada perempuan. The standard of good men is not low, it just doesnt exist.
Ada gak contoh pelaku KS yang pernah/bisa minta maaf dengan baik dan benar kepada korban?
Ndak ada. They all suck and lame.
Pelaku kekerasan seksual selalu lebih peduli sama reputasinya daripada luka korbannya.
Karena mereka takut konsekuensi, bukan merasa bersalah.
Masih heran ketika ada pelaku perkosaan/pelecehan pasti ada yg ngmng menyudutkan korban
Misal:
"Kok mau sih sendirian bla bla"
Yg salah itu pelaku yg ngacengan.
Kalo ngaceng ya kontrol.
Otakmu bisa memutuskan jawab TIDAK ketika
"wah tititku ngaceng, lampiaskan ga ya"
Gw salah satu korbannya, bahkan di captionnya gw diceritakan bertanya tentang suatu hal yang bahkan gw sendiri ga pernah nanya seperti yang dia ungkapkan di captionnya
@AsaMelangit @euilabue@ceranumel did anyone 'nyalahin' you? wkwk dia yg asal asumsi, dia yg salah paham, dia yg marah2 sendiri, ok aja 😂 not going to waste my time again buat akun kosongan anonim with no sense.