ini akun safe place gue, emang akun curhat dan tempat gue ngeluapin apapun jadi kalo lo siapapun tiba tiba stalk dan nemu kata kata gaenak just leave it, ga gue gembok soalnya kalo gabisa login masih bisa diliat pake akun lain, this account is like my archieve or more like DIARY.
🚨 CRAZY MASTERSTROKE BY FLORENTINO PÉREZ
- Florentino Pérez never wanted to sign Julián Álvarez.
- His goal was only to increase Julián Álvarez's market price.
- A few days earlier, he held a meeting with Atlético Madrid's president.
- Florentino knew Barcelona were fully focused on signing Julián Álvarez and were doing everything possible to get him.
- Real Madrid then submitted a €150M bid, which Atlético Madrid rejected.
- After that bid, any club interested in Julián Álvarez would have to offer even more than €150M.
- Barcelona are already dealing with financial difficulties.
- Real Madrid stay happy, while Atlético Madrid use the situation to drive up Julián Álvarez's price for other clubs
The Don Florentino Pérez 🤍👑
Oh ternyata selain untuk nepatin janji kampanye Florentino Perez, ini juga buat ganggu Barcelona yang juga mau Julian Alvarez.
Perez ingin kirim pesan, bahwa jika mereka mau datengin Julian Alvarez juga, mereka harus siapin paling minimal €150 juta. Dengan Real Madrid bikin official statement publik di angka €150 juta, mereka essentially set the floor buat semua pesaing, termasuk Barca yang masih struggling dengan finansial dan aturan La Liga spending.
Selain itu, ini adalah langkah catur Florentino Perez untuk expose inkonsistensi Atletico di depan publik. Atletico dari awal bilang mereka butuh minimal €150 juta untuk mempertimbangkan lepas Alvarez. Madrid memyanggupi itu dan lepas official bid €150juta sesuai yang diinginkan Atletico, tapi ternyata tetap ditolak juga da gak tepatin janjinya, malah balik nyuruh untuk ikuti release clause-nya aja yang dimana adalah €500 juta.
So, It’s a calculated move. Perez is playing war psychology terhadap para lawan-lawannya, dan banyak orang gak notice soal ini.
Orang sering lupa bahwa Florentino Perez adalah seorang politisi. Gue juga awalnya kaget dengan langkah ini, tapi setelah dicerna lebih tenang, polanya keliatan. Karena gue yakin orang kayak dia ini, gak mungkin bergerak tanpa kalkulasi. Pasti ada alasan di balik setiap langkah yang dia ambil.